Hendak Jual Satwa Dilindungi, Tukang Ojek Ditangkap Polisi

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Lantaran diduga hendak memperjual belikan burung Cendrawasih tanpa izin, Hadi Suprapto, 48, warga asal Dusun Sidowngun Desa Kedungsari Kecamatan Kemlagi Mojokerto terpaksa ‎ditangkap anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo di halaman mall wilayah Ramayana Bungurasih.‎

Penangkapan Hadi Suprapto yang kesehariannya bekerja menjadi tukang ojek tersebut, berawal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan BPPHLHK (Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup Kehutanan) wilayah II Surabaya.‎

“Setelah mendapatkan informasi dari petugas BPPHLK wilayah Jawa Bali Nusa Tenggara (Jabanusa) Satreskrim Polresta Sidoarjo menangkap seseorang yang akan menjual hewan yang dilindungi tersebut. Dari tangan tersangka kita dapatkan barang bukti tiga ekor burung diantaranya Cendrawasih kuning kecil (Paradisaea Minor), Cendrawasih Raja Jantan (Cicinnurus Regius) dan Cendrawasih Raja Betina (Cicinnurus Regius). Dua burung dalam keadaan hidup dan satu sudah mati yang dibawa menggunakan kardus,” terang Kompol Muhammad Harris, Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Senin (02/07).

Kompol Harris menambahkan, menurut pengakuan tersangka burung tersebut berasal dari Papua Barat, yang dikirim oleh seseorang melalui jalur laut. Tersangka mendapatkan burung dengan cara diambil di Pelabuhan Tanjung Perak.

“Dari Papua burung dikirim menuju Tanjung Perak Surabaya. Saat menunggu pembeli tersangka ini diamankan dan rencananya burung tersebut diperkirakan per ekor akan dijual seharga Rp 10 juta,” papar Kompol Harris.

Atas perbuatannya tersebut tersangka akan dijerat dengan pasal 21 ayat 2 huruf a UU Nomor 5 tahun 1990 tentang konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya jo PP nomor 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan.

“Tersangka akan dipenjara selama lima tahun dengan denda paling banyak Rp 100 juta,” jelasnya.

Sementara itu di tempat yang sama, Heru Sutopo selaku petugas penyidik BPPHLHK Jabanusa mengimbau bagi masyarakat yang memelihara hewan yang dilindungi harus memiliki dokumen dan sertifikat dari BPPHLHK

“Bagi masyarakat yang memelihara harus berkoordinasi dengan pihak BPPHLHK dan memiliki sertifikatnya,” papar Heru.(sid3)

Keterangan gambar : Petugas BPPHLHK dan Satreskrim Polresta Sidoarjo saat menunjukkan tersangka penjualan satwa liar beserta barang bukti tiga burung Cendrawasih.(foto: andri santoso)‎

Related posts

Leave a Comment