Geledah Rumah Kadin PUPR, KPK Temukan Beberapa Kuitansi

ADAKITANEWS, Tulungagung – Tim penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Tulungagung untuk melakukan penyidikan terhadap kasus Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Sutrisno, yang kini diamankan KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan telah ditahan.

Menurut informasi, kedatangan tim KPK tersebut sudah sejak tiga hari yang lalu, dengan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung.

Sebanyak lima penyidik lembaga anti rasuah ini melakukan penggeledahan di rumah Kepala Dinas PUPR, Sutrisno, Selasa (03/07). Sekitar pukul 10.30 WIB, dengan menggunakan dua unit kendaraan dan dikawal anggota Polres Tulungagung, penyidik mendatangi rumah tersangka korupsi yang berada di Desa Jeli Kecamatan Karangrejo Kabupaten Tulungagung.

Menurut Jumari, Kaur Pemerintahan Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo yang ikut mendampingi dalam penggeledahan tersebut menyatakan, setidaknya ada empat ruangan yang digeledah.

“Tadi ada empat ruangan yang digeledah. Salah satunya merupakan ruangan pribadi Sutrisno,” kata Kaur Pemerintahan Desa Jeli, Jumari.

Masih menurut Jumari, dalam penggeledahan yang berlangsung selama dua jam tersebut, penyidik hanya menemukan beberapa lembar kuitansi pembayaran material bahan bangunan. Sementara saat pemeriksaan berlangsung, yang berada di rumah tersebut, hanya anak dan dua pembantu Sutrisno. Sedangkan istri Sutrisno tidak berada di tempat.

Sekadar diketahui, sebelumnya KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada Sutrisno pada Rabu (06/06) lalu. Sutrisno diduga menerima suap dari kontraktor Susilo Prabowo untuk proyek infrastruktur di Kabupaten Tulungagung. Kasus ini juga menyeret Bupati Tulungagung Syahri Mulyo.(bac)

Keterangan gambar : Tim penyidik KPK, geledah rumah Kadis PUPR Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment