Gelar Razia Besar-Besaran, Cari Rumah Kos “Drive Thru”

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Rumah kos dengan sebutan drive thru tengah naik daun di Kota Blitar. Istilah drive thru ini dipakai para penyewa kamar kos untuk menyewa hitungan jam.

Menyikapi hal ini, Walikota Blitar bersama jajarannya hari ini, Jumat (29/09) melakukan razia besar-besaran untuk membuktikan adanya rumah kos drive thru tersebut. Pasalnya rumah kos ini, dianggap seringkali dijadikan tempat untuk melakukan aktivitas mesum.

Walikota Blitar, Muhammad Samanhudi Anwar mengatakan, razia dilakukan pasca adanya berita yang beredar di media online, yang menyebutkan jika di Kota Blitar marak rumah kos dengan sistem drive thru. Dimana cara kerjanya adalah penyewa kamar kos menyewakan kembali kamar kosnya dengan tarif tertentu menggunakan hitungan jam untuk aktivitas mesum dan esek-esek. Bahkan di berita itu disebutkan jika ada anak usia sekolah tingkat SD yang melakukan hubungan layaknya suami istri di rumah kos.

“Kali ini saya turun sendiri. Bukannya tidak percaya dengan kinerja eksekutif, tapi saya mau buktikan sendiri kalau di Kota Blitar ini tidak ada rumah kos drive thru,” tandasnya, Jumat (29/09).

Razia besar-besaran ini dilakukan di beberapa rumah kos yang ada di Kecamatan Sananwetan, diantaranya di Jalan Muradi, Jalan Nias, Jalan Gotong Royong, Jalan Jawa, dan Jalan Aru. Orang nomor satu di Kota Blitar ini menegaskan, hasil razia yang dilakukannya kali ini, tidak ditemukan satupun pasangan bukan suami istri, remaja yang sedang berduaan di rumah kos, dan tidak ditemukan rumah kos dengan sistem drive thru. “Kalau nanti ditemukan rumah kos dengan sistem drive thru, maka akan segera ditutup meskipun Pemkot Blitar saat ini masih dalam proses pembentukan perda soal rumah kos,” jelasnya.

Samanhudi menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan razia rumah kos besar-besaran. “Kita tidak akan berhenti disini, pastinya akan melakukan razia besar-besaran lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, salah satu pemilik rumah kos yang ada di Jalan Jawa, Hansun mengatakan, dirinya memang sudah mendengar dan membaca soal rumah kos drive thru. Namun ia menegaskan tidak memberlakukan kos semacam itu. “Saya akan tetap mematuhi aturan yang ada dan memberlakukan pembayaran setiap bulan sekali dengan tarif yang disesuaikan dengan fasilitas yang diberikan,” ujarnya.(fat)

Keterangan gambar: Suasana razia kos oleh Walikota Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment