Dewan Sebut Kekhawatiran Warga Soal Tanggul Lumpur Ambles adalah Wajar

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Pansus Lumpur Lapindo DPRD Kabupaten Sidoarjo siap membuka tangan untuk menampung tuntutan warga yang merasa khawatir pasca amblesnya tanggul lumpur beberapa hari lalu.

Ratusan kepala rumah tangga di Desa Gempolsari yang rumahnya berdekatan dengan lokasi amblesnya tanggul lumpur, diketahui meminta agar daerahnya masuk dalam peta terdampak dan meminta ganti rugi. Namun pihak PPLS (Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo) menyatakan bahwa amblesnya tanggul saat ini masih dalam kategori aman bagi warga hingga musim hujan tiba.

Ketua Pansus Lumpur Lapindo DPRD Kabupaten Sidoarjo, Mahmud mengakui, bahwa pasca amblesnya tanggul penahan lumpur Porong di titik 67 sedalam 5 meter dan panjang 100 meter di Dusun Pologunting Desa Gempolsari Tanggulangin Sidoarjo, menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi warga.

“Tanggul penahan lumpur yang ambles memang membuat warga yang rumahnya berada dekat dengan tanggul yang ambles khawatir, lantaran takut tanggul jebol dan menimpa rumah mereka. Namun, pihak PPLS kan sudah berusaha memperbaiki tanggul dan memastikan kondisinya masih aman. Kalau untuk tuntutan warga yang ingin berstatus peta area terdampak, mesti melalui sebuah musyawarah untuk berkoordinasi dengan semua pihak yang terkait, dan kekhawatiran itu wajar,” kata Mahmud saat diwawancarai Tim Adakitanews, Rabu (10/10) sore.

Mahmud menambahkan, apabila ada warga yang merasa khawatir akan dampak luapan lumpur dan menuntut ingin dijadikan wilayah peta area terdampak, tetap harus melalui beberapa kajian dan berkoordinasi dengan beberapa pihak. Dan pihaknya, siap menerima untuk membantu menyampaikan ke PPLS.(sid3)

Keterangan gambar : Ketua Pansus Lumpur Lapindo DPRD Sidoarjo, Mahmud.(foto : andri santoso)

Related posts

Leave a Comment