Bupati Blitar Dapat Surat Panggilan dari KPK?

ADAKITANEWS, Blitar – Masyarakat Blitar baru-baru ini tengah dihebohkan dengan kabar adanya surat pemanggilan terhadap Bupati dan pejabat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat panggilan tersebut, bahkan dikirim ke Pemkab Blitar agar Bupati serta Plt Kepala Dinas PUPR datang ke kantor KPK pada Senin (15/10) besok.

Dikonfirmasi awak media, Plt Kepala Dinas PUPR, Puguh Imam Susanto membenarkan bahkan pihaknya telah mendapatkan surat panggilan dari KPK pada Jumat (12/10). “Iya benar kami menerima surat ini, tapi kita telah telusuri,” ungkap Puguh.

Berdasarkan hasil penelusuran Pemkab Blitar, Puguh memastikan surat itu bukan dari KPK. “Itu hoax. Ada (suratnya,red) tapi tidak benar (dari KPK,red),” tegas Puguh.

Kabar datangnya surat pemanggilan tersebut awalnya diketahui menyebar melalui salah satu akun facebook bernama Mohammad Trijanto. Dalam akun facebooknya, ia menulis, “sesuai informasi (hoax atau tidak ya?) Bupati Blitar akan dipanggil penyidik KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pada hari Senin, 15 Oktober 2018 di gedung KPK Jakarta”.

Tak hanya itu, Trijanto juga sempat memposting surat yang berlogo KPK, namun tidak menyertakan tujuan surat itu diterbitkan.

Sayangnya saat dikonfirmasi tentang posting yang diunggahnya itu, Trijanto enggan menjawab dan justru meminta wartawan menanyakannya langsung ke Plt Kepala Dinas PUPR Blitar. “Konfirmasi pada Puguh, Plt Kepala Dinas PUPR untuk memastikan,” kata Trijanto melalui pesan singkat WhatsApp, Jumat (12/10).

Dalam postingan lain Trijanto juga mempertanyakan terkait pemanggilan KPK terhadap pejabat nomor satu di Kabupaten Blitar ini. Terlulis, “Kira-kira Bupati Blitar dimintai keterangan terkait dugaan korupsi apa ya?? Tebak-tebakan yuk !!! Lawan Korupsi !!!,” tulis Trijanto.(fat)

Keterangan gambar: Postingan M Trijanto di facebook.(dok.pribadi)

Related posts

Leave a Comment