Bocah Kelas 5 SD Disetubuhi 8 Orang

ADAKITANEWS, Blitar – Kasus persetubuhan terhadap anak dibawah umur asal Udanawu Kabupaten Blitar akhirnya terbongkar setelah korban tidak pulang ke rumah selama lima hari. Ironisnya, korban yang masih berusia 11 tahun dan duduk di kelas 5 SD itu disetubuhi secara bergilir oleh delapan orang sejak Juli 2016 sampai 2018 ini.

Kasubag Humas Polres Blitar Kota, Ipda Syamsul Anwar mengatakan, awalnya orang tua korban melaporkan kasus itu ke pihak desa. Setelah ketemu, korban bercerita telah disetubuhi oleh para pelaku.
“Orang tuanya tidak terima kemudian melapor ke Polsek Udanawu dan dilimpahkan ke Unit PPA Polres Blitar Kota,” kata Ipda Syamsul, Kamis (06/09).

Dari delapan pelaku, lanjut Ipda Syamsul, polisi baru menangkap dua pelaku. Kedua pelaku yang dibekuk, yakni, Mustajab, 23, alias Gareng warga Desa Togokan Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar, dan Subakti, 30, alias Kucing warga Desa Sambirejo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar. “Sedangkan enam pelaku lainnya masih buron,” ujarnya.

Para pelaku diketahui menyetubuhi korban terakhir di rumah milik Jarni, salah satu pelaku yang masih buron di kawasan Udanawu. Para pelaku menyetubuhi korban secara bergantian. Saat itu, korban diketahui tidak pulang ke rumah selama lima hari.

“Sebelumnya, beberapa pelaku sudah menyetubuhi korban tapi waktunya berbeda-beda. Pengakuan korban kasus persetubuhan itu sejak 2016 sampai 2018,” tandas Ipda Syamsul.

Sementara itu salah satu pelaku, Mustajab mengaku, para pelaku menyetubuhi korban dalam kondisi mabuk. Karena sebelumnya telah minum arak. “Saat itu korban juga ikut minum,” kata Mustajab.

Mustajab menyatakan menyetubuhi korban sebanyak 10 kali. Dia kenal dengan korban dari Solikin, yang tidak lain merupakan teman dekat korban. Menurut pengakuan Mustajab, Solikin juga ikut menyetubuhi korban.

“Saat itu korban minta tolong ke saya agar diteleponkan pacarnya (Solikin,red). Saya mau meneleponkan pacarnya kalau korban mau berhubungan badan dengan saya, dan korban mau,” ujarnya.

Pelaku lain, Subakti, mengaku menyetubuhi korban sebanyak dua kali. Bapak satu anak ini juga dalam kondisi mabuk saat menyetubuhi korban. Subakti mengaku hanya ikut teman-temannya yang lebih dulu menyetubuhi korban.

“Saya hanya ikut-ikutan, saya melakukan dua kali. Saya sudah punya istri, tapi sekarang sedang pisah ranjang,” kata Subakti.(fat/wir)

Keterangan gambar: Satreskrim Polres Blitar Kota saat merilis hasil ungkap kasus persetubuhan.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment