Blitar Baru Cetak 20 Ribu KIA

ADAKITANEWS, Blitar – Memasuki tahun kedua pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA), di Kabupaten Blitar baru mencapai 20 ribu keping.

Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Blitar, jumlah anak sasaran usia 0-17 tahun atau yang wajib memiliki KIA di Kabupaten Blitar, ada sekitar 400 ribu. Namun, hingga pertengahan tahun in baru tercetak 20 ribu keping KIA.

“Jadi masih banyak anak yang belum memiliki KIA,” kata Budi Santosa, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Blitar, Rabu (29/08).

Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan masih minimnya pencetakan KIA. Diantaranya, minimnya sarana dan prasarana yang dimiliki untuk pencetakan KIA, serta masih terbatasnya stok keping KIA yang diberikan oleh pusat. Selain itu sejak dimulainya pencetakan KIA pada 2017 lalu, pihaknya baru memperoleh keping KIA sebanyak 43 ribu keping.

“Sedangkan, jumlah anak yang wajib ber KIA disini, mencapai 400 ribu,” jelasnya.

Untuk menyiati terbatasnya keping KIA, lanjut Santosa, saat ini dilakukan sistem prioritas pencetakan KIA. Menurutnya, mini anak yang diprioritaskan untuk dibuatkan KIA difokuskan pada anak usia 0-6 tahun. Hal ini dilakukan agar masa berlaku KIA yang dimiliki bisa panjang hingga anak tersebut berusia 17 tahun. Sehingga mereka cukup mencetak KIA satu kali.

“Jika anak usia 0-6 tahun sudah memiliki KIA, selanjutnya kami fokus untuk mencetak KIA usia diatas 6 tahun,” ujarnya.

Santosa menambahkan, untuk efektivitas pencetakan KIA, pihaknya bekerjasama dengan instansi lain, yakni Dinas Pendidikan. Hal ini dilakukan karena sasaran KIA anak usia 0-6 tahun, rata-rata telah sekolah di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK). Mekanisnya, pihak PAUD dan TK, cukup mengumpulkan identitas anak di masing-masing lembaga, kemudian identitas itu diserahkan ke kantornya untuk dibuatkan KIA.

“Jadi cukup menyetorkan Akte Kelahiran dan foto, sudah bisa kami cetakkan KIA,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Budi Santosa, Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan Dispendukcapil Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment