Bermodus Bantu Transaksi di Mesin ATM, Komplotan Pembobol Rekening Diringkus

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Komplotan pembobol ATM (Anjungan Tunai Mandiri) dengan modus membantu nasabah di dalam mesin ATM, berhasil diringkus anggota Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo. Dalam melakukan aksinya, pelaku hanya bermodalkan kartu ATM yang berbeda-beda nomor serinya, serta tusuk gigi.

Komplotan yang terdiri dari empat orang pelaku itu yakni FY, 28, warga Tanjungan Kecamatan Katibung Bandar Lampung, JS, 30, warga Langka Pura Bandar Lampung, S, 28, warga Tanjung Agung Lampung Selatan, dan RA, 29, warga Manggala Tengah Bandar Lampung.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Muh Harris mengatakan, mereka ditangkap setelah adanya laporan masyarakat bahwa di sebuah minimarket kawasan Puri Surya Jaya Cluster Gedangan, ada korban yang merasa dibobol rekeningnya dengan ditukar kartu ATM lainnya.

“Pelaku mengambil uang korban atas nama Fuina, 36, warga Perum Puri Surya Desa Punggul Kecamatan Gedangan. Saldo tabungan korban dikuras habis senilai Rp 24 juta,” ungkap Kompol Muh Harris.

Dijelaskan Kompol Muh Harris, para pelaku memiliki peran masing masing. Ada yang bertugas menjadi eksekutor, pengaman situasi,dan yang lain. Sebelumnya tusuk gigi sudah dipasang di mesin ATM dengan tujuan kartu ATM tidak bisa masuk dan hanya menerima kartu ATM milik pelaku. Lalu mereka menunggu target untuk dijadikan korban. Saat mendapat target yang melakukan transaksi ambil uang dan kartu ATM korban tidak bisa masuk, disitulah pelaku kemudian menawarkan bantuan.

“Pada saat itulah modus pelaku menawarkan bantuan ke korban. Korban dibuat tidak menyadari kalau kartu ATMnya sudah ditukar oleh pelaku. Sehingga korban mengira bahwa kartu ATM yang sebelumnya tidak masuk adalah kartu ATM miliknya,” papar perwira dengan pangkat satu melati di pundak itu.

Lebih jauh Kompol Muh Harris menjelaskan, setelah pelaku mendapatkan kartu ATM korban, dan nomor pinnya. Pelaku langsung kabur mencari mesin ATM yang lain untuk mengambil semua uang yang ada di dalam rekening korban.

“Setelah para pelaku berhasil mendapatkan kartu ATM dan mengetahui nomor PIN milik korban, pelaku segera mungkin kemudian pergi mencari mesin ATM lain untuk mengambil semua isi uang tabungan milik Korban. Atas perbuatannya mereka kempat pelaku akan disangkakan pasal 363 ayat 1 ke 4 e KUHP,” tegasnya.(sid3)

Keterangan gambar : Komplotan pelaku pembobol rekening ATM saat digelandeng oleh Unit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo.(foto : andri santoso)

Related posts

Leave a Comment