Berharap Dapat Berkah, Ribuan Wisatawan di Tulungagung Berebut Tumpeng

ADAKITANEWS, Tulungagung – Berharap berkah, ribuan pengunjung pantai Gemah di Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung, rela berdesak-desakan untuk berebut tumpeng dalam ritual Grebeg Suro Sedekah Bumi, Kamis (21/09) siang.

Tumpeng setinggi dua meter ini, berisi aneka hasil bumi berupa sayur mayur, buah-buahan dan umbi-umbian. Tidak hanya menjadi rebutan warga Desa Keboireng saja, wisatawan yang berasal dari luar kota pun ikut menyerbu tumpeng hasil swadaya masyarakat itu.

“Selain bentuk syukur dan berharap jauh dari balak dan marabahaya, ritual yang baru dilaksanakan pertama kalinya ini juga digelar sebagai bentuk pelestarian budaya,” ungkap Supriyo Bandowo, Kepala Desa Keboireng.

Selain itu, sejumlah tumpeng berukuran kecil juga disediakan dalam acara Grebek Suro Sedekah Bumi yang digelar untuk memperingati pergantian tahun baru Hijriah, yang bertepatan dengan bulan Suro dalam penanggalan Jawa.

“Meskipun berlokasi di pinggir pantai, namun tumpeng tersebut berisi aneka hasil bumi, dan tidak dilarung ke tengah lautan. Hal ini dikarenakan mayoritas warga sekitar berprofesi sebagai petani,” tambah Supriyo Bandowo.

Sebelum menjadi rebutan, tumpeng besar tersebut juga sempat dikirab di sepanjang pantai Gemah, dan didoakan oleh tokoh masyarakat setempat. Kirab yang diikuti Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo beserta jajarannya ini berlangsung tertib, meski dalam kondisi panas di tengah terik matahari. Prosesi ini, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang sedang liburan menikmati panorama pantai.

“Awalnya saya bersama keluarga datang ke Gemah ini untuk liburan bersama keluarga. Tidak tahu kalau akan ada acara kirab tumpeng. Ini merupakan hiburan tersendiri selain menikmati pantai,” kata Ratna, salah satu pengunjung pantai.

Sementara itu Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo mengaku mengapresiasi kegiatan ini. Selain digelar sebagai bentuk syukur, Sedekah Bumi ini juga menjadi salah satu sarana promosi untuk mengenalkan keindahan pantai Gemah yang tergolong merupakan destinasi wisata baru.

“Saya berpesan pada masyarakat di Desa Keboireng, agar tahun depan pelaksanaannya dibuat lebih meriah. Selain itu, kegiatan ini jika dikemas dengan bagus, akan menjadi daya tarik bagi wisatawan,” kata Syahri.

Syahri Mulyo berjanji, akan menambah beberapa fasilitas yang ada di pantai Gemah untuk mewujudkan pantai Gemah menjadi salah satu ikon wisata Tulungagung. “Pemerintah sudah menganggarkan lewat APBD perubahan, untuk menambah fasilitas di pantai Gemah. Mudah-mudahan akan terealisasi tahun ini,” pungkas Syahri Mulyo.(ta1)

Keterangan gambar : Ribuan wisatawan pantai Gemah ikut Rebutan Tumpeng.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment