Beredar Kabar Angkutan Sekolah Gratis Dihentikan, Orang Tua Resah

ADAKITANEWS, Tulungagung – Sejumlah orang tua siswa di Tulungagung resah, terkait beredarnya informasi dihentikannya angkutan sekolah gratis untuk jenis Mobil Penumpang Umum (MPU).

Informasi yang berkembang, penghentian angkutan sekolah gratis tersebut disebabkan belum disahkannya Perubahaan Anggaran Keuangan (PAK) tahun 2018, dan karena dana angkutan gratis jenis MPU tersebut menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), serta dalam penggunaannya untuk tahun ini berakhir pada 18 Oktober kemarin.

Salah satu orang tua siswa yang berdomisili di Kecamatan Sendang, Rianto menyayangkan jika informasi penghentian angkutan sekolah tersebut benar-benar terjadi. Sebagai orang tua yang memanfaatkan angkutan sekolah gratis tersebut, ia mengaku sangat terbantu. Selain orang tua, pemilik angkutan dan sopir juga mendapat manfaat atas kebijakan tersebut.

“Kalau benar dihentikan ya sayang. Karena selama ada angkutan sekolah gratis ini, orang tua sangat terbantu. Karena pengeluaran untuk transport menjadi ringan, juga orang tua yang tidak bisa mengantar anaknya ke sekolah,” kata Riyanto.

Sementara itu dalam kesempatan lain, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tulungagung, Maryani menyatakan tidak menyanggah informasi tersebut. Bahkan ia mengakui memang ada surat pemberitahuan kepada orang tua siswa perihal penghentian sementara angkutan sekolah gratis.

Namun buru-buru Maryadi menambahkan bahwa surat pemberitahuan tersebut kini telah dibatalkan. “Tidak ada yang berhenti. Semua tetap berjalan lancar seperti biasa. Semua tetap berjalan seperti biasa. Yakni melayani pelajar sesuai trayek yang sudah ada,” ujar Maryani.

Tambahnya pengoperasian kembali angkutan sekolah gratis itu karena anggarannya sudah disahkan. Dari data Dishub Tulungagung, jumlah angkutan sekolah gratis khusus untuk MPU, sebanyak 27 unit. Terdiri 2 jurusan yakni Campurdarat-Tulungagung sebanyak 16 unit, dan jurusan Sendang-Tulungagung sebanyak 11 unit.

MPU tersebut difungsikan oleh Pemkab Tulungagung untuk angkutan sekolah gratis di luar bus sekolah yang sudah ada. Untuk masing-masing angkutan, mendapatkan kompensasi sebesar Rp 122 ribu setiap harinya, yang anggarannya dibebankan pada APBD Tulungagung.(bac)

Keterangan gambar : MPU yang sedang melayani siswa.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment