Belum Ada Rekomendasi KPK, Pembangunan SMPN 3 Kota Blitar Tak Bisa Dilanjutkan

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Wakil Walikota Blitar, Santoso mengatakan, pembangunan gedung baru SMPN 3 Kota Blitar di Kelurahan Tanggung dipastikan tidak bisa dilanjutkan tahun ini. Sampai sekarang Pemkot Blitar masih menunggu rekomendasi dari KPK soal nasib pembangunan gedung sekolah itu.

Santoso menjelaskan, Pemkot Blitar sudah mengirim surat ke KPK yang berisi permintaan petunjuk soal kelanjutan pembangunan gedung baru SMPN 3. Tapi, sampai sekarang KPK belum membalas surat dari Pemkot Blitar.

“Kalau kami maunya pembangunan SMPN 3 bisa segera dilanjutkan, anggarannya juga sudah siap. Tapi, karena ada masalah kemarin, kami harus menunggu petunjuk dari KPK dulu,” kata Santoso, Selasa (28/08).

Sementara itu, Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Blitar, Turkamandoko memastikan, pembangunan gedung baru SMPN 3 tidak bisa dilanjutkan tahun ini. Meski rekomendasi dari KPK turun, pembangunan gedung SMPN 3 tetap tidak bisa dilanjutkan tahun ini. Sebab, waktu pengerjaan pembangunan sudah terlalu mepet.

Sedangkan, alokasi anggaran untuk pembangunan tahap kedua lumayan besar. Proses pembangunan tidak akan selesai hingga akhir tahun ini. “Waktunya sudah terlalu mepet, meski rekomendasi dari KPK turun tetap tidak bisa dilanjutkan tahun ini. Proses pembangunannya tidak akan selesai sampai akhir tahun ini. Kalau anggarannya memang sudah ada,” pungkas Turkamandoko.

Untuk diketahui, proyek pembangunan gedung baru SMPN 3 berhenti usai KPK menetapkan Walikota Blitar nonaktif, Samanhudi Anwar menjadi tersangka kasus dugaan suap terkait proyek itu. Pemkot Blitar belum berani melanjutkan pembangunan karena proyek itu masih menjadi objek penyidikan KPK.(fat/wir)

Keterangan gambar: Santoso, Wakil Walikota Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment