Baru Bangun Saluran Air, Kota Blitar Ternyata Masih Banjir

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Hujan deras yang kali pertama mengguyur Kota Blitar menyebabkan sejumlah ruas jalan banjir, Rabu (27/09). Kondisi genangan air yang cukup tinggi, salah satunya terdapat di ruas Jalan Mastrip dan Jalan Anggrek, mulai dari pintu keluar Stasiun Kota Blitar sampai ujung barat Jalan Mastrip.

Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar sebenarnya baru saja membangun saluran air di Jalan Mastrip awal 2017 ini. Pemkot bahkan juga menggusur Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan itu untuk pelebaran jalan dan pembangunan saluran air di lokasi. Tetapi, kondisi banjir di kawasan itu justru bertambah parah saat hujan deras.

Menanggapi hal itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Blitar, Agus Zunaidi mengaku menyesalkan banjir yang terjadi di Jalan Mastrip. Padahal, saluran air di jalan itu baru saja dibangun.

“Kita lihat bersama, kenyataannya di lokasi masih banjir, malah genangannya lumayan tinggi,” kata Agus, Kamis (28/09).

Untuk langkah berikutnya, Dewan mengaku masih akan melihat kondisi di lapangan. Jika saat hujan deras masih terjadi banjir lagi di lokasi, berarti ada kekeliruan dalam pembangunan saluran itu. Untuk itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar harus segera mengevaluasi pembangunan saluran air tersebut.

“Kalau nanti masih banjir lagi berarti ada yang keliru dalam pembangunan saluran itu. Kemarin, kami sudah meminta ke Dinas PUPR agar menyelesaikan masalah saluran air di lokasi,” tandasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas PUPR Kota Blitar, Mujiono mengatakan, penyebab banjir di Jalan Mastrip saat hujan deras karena masalah sampah. Sampah menyumbat saluran sehingga menyebabkan air hujan meluber ke jalan raya.

“Ini terbukti ketika kami bersihkan sampahnya sampai setengah truk. Setelah dibersihkan genangan air langsung surut dalam 30 menit,” kata Mujiono, Kamis (28/09).

Ia menjelaskan, pihaknya sudah menerjunkan satgas untuk membersihkan saluran air di lokasi. Selain itu, juga akan melakukan normalisasi untuk menyelesaikan masalah banjir di kawasan itu dan akan meningkatkan operasional serta pemeliharaan irigasi.(fat/wir)

Keterangan gambar: Petugas saat membersihkan sampah.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment