Banjir Rendam Sekolah, Siswa di Lamongan Tetap Semangat Belajar

ADAKITANEWS, Lamongan – Luapan anak Sungai Bengawan Solo yang melintasi Kecamatan Turi menyebabkan sejumlah sekolah di Lamongan terendam banjir. Air masuk hingga ke ruang kelas dan mengganggu proses belajar mengajar.

Salah satu sekolah di Kecamatan Turi yang terendam banjir akibat luapan Bengawan Njero ini adalah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Miftahul Ulum di Desa Putatkumpul. Di sekolah ini, air memasuki ruang kelas sejak beberapa hari terakhir. Padahal, sebelumnya air hanya merendam halaman sekolah saja.

“Meski merendam ruang kelas, kegiatan belajar mengajar tidak diliburkan. Apalagi yang kelas 6 sudah mau ujian nasional,” kata Kepala MI Miftahul Ulum, Sutrisno, Sabtu (19/04).

Sutrisno memperkirakan, banjir yang melanda sekolahnya akan bertahan lama hingga masa ujian nasional mendatang. Pasalnya, air luapan ini belum ada tanda-tanda akan surut. “Untuk ujian nasional, kami telah menyiapkan ruang di lantai 2 yang aman dari genangan,” tukasnya.

Hingga kini sejumah desa di 4 kecamatan di Lamongan masih terendam banjir. Selain beberapa sekolah, banjir juga mengakibatkan sejumlah rumah dan lahan pertanian berupa tambak ikut terendam. Banjir ini diketahui juga sudah terjadi selama sepekan terakhir.

Banjir juga berdampak di beberapa sekolah lain.Diantaranya SDN Jelakcatur dan SDN Tiwet di Kecamatan Kalitengah, SDN Sidomulyo 1 di Kecamatan Deket dan SDN Ketapangtelu 2 di Kecamatan Karangbinangun. Selain itu, masih banyak MI di beberapa kecamatan lainnya di kawasan Bengawan Jero yang juga ikut terendam.(ng1)

Keterangan gambar: Salah satu sekolah yang terendam banjir.(ist)

Related posts

Leave a Comment