Awal Januari, Kasus DB di Blitar Telan Korban

ADAKITANEWS, Blitar – Dua pekan di awal Januari 2019, jumlah penderita Demam Berdarah (DB) di Kabupaten Blitar meningkat cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Blitar, jumlah penderita demam berdarah pada Januari tahun 2018 hanya 28 orang. Sedangkan di awal Januari 2019 ini, jumlah penderita sudah mencapai 82 orang dengan satu korban meninggal dunia.

“Jumlah ini masih bisa berpotensi meningkat. Karena data itu masih dua pekan bulan Januari. Sementara korban meninggal dunia merupakan warga Kecamatan Sanankulon,” kata Krisna Yekti, Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Selasa (22/01)

Menurut Krisna, jumlah kasus demam berdarah di Kabupaten Blitar masih tergolong sedang dibandingkan daerah lain seperti Kabupaten Tulungagung dan Kediri yang tingkat kematiannya lebih tinggi.

Sementara itu, Krisna mengaku sudah berharap dari dulu agar masyarakat bisa lebih mengintensifkan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Karena jika program PSN dilakukan secara rutin dan serentak, maka kemungkinan besar nyamuk penyebab demam berdarah bisa bisa dibasmi.

“Sejak Desember 2018 hingga saat ini kita juga terus melakukan fogging. Karena sudah banyak penderita yang dinyatakan positif demam berdarah. Tentu kita berharap, dengan fogging ini bisa mengurangi populasi nyamuk dewasa. Nah untuk pembasmian jentik, tentu masyarakat yang harus mengintensifkan PSN,” pungkasnya.

Terakhir, Krisna mengimbau kepada masyarakat, jika ada anggota keluarganya mengalami panas secepatnya dibawa ke sarana kesehatan. Agar segera diketahui penyebabnya dan mendapat perawatan.(fat/wir)

Keterangan gambar: Krisna Yekti, Kepala Bidang Pencegahan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment