Atlet Aeromodeling Terpaksa Gunakan Sawah Untuk Terbangkan Pesawat

ADAKITANEWS, Tulungagung – Puluhan atlet Aeromodeling yang tergabung dalam Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Tulungagung menggelar latihan di area persawahan di Desa Sobontoro Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung.

Atlet yang didominasi remaja tersebut menggunakan area persawahan bekas panen padi untuk berlatih. Hal itu terpaksa dilakukan karena di Tulungagung tidak ada fasilitas landasan pacu yang mereka gunakan sebagai tempat latihan.

“FASI Tulungagung memang tidak punya landasan pacu. Kerena itu kita memanfaatkan areal persawahan yang telah selesai di panen pemiliknya untuk tempat latihan menerbangkan pesawat model,” kata salah seorang pelatih Slamet Pujiono, Sabtu (06/10).

Pujiono mengakui, kondisi tersebut sebenarnya kurang layak untuk dipergunakan latihan. Namun karena tidak ada tempat memadai, terpaksa pelatih memaksakan atletnya untuk mengasah kemampuan, terutama saat menghadapi kejuaraan daerah maupun nasional.

“Meski kurang memadai, tapi bagaimana lagi, terpaksa kita pakai latihan. Risikonya ya harus pindah-pindah, karena terkadang areal tersebut akan ditanami oleh pemiliknya,” ujar Pujiono.

Mengapa menggunakan sawah dan bukan lapangan, Pujiono menjawab, alasannya karena luasnya cukup untuk menerbangkan dua pesawat terbang bebas. Yakni pesawat yang dilempar atau Out Hand Launched Glider (OHLG), dan pesawat yang ditarik dengan tali atau Glider A-2.

Bahkan untuk jenis pesawat Glider A-2, selain butuh tempat yang luas, juga perlu tempat yang panjang, setidaknya 200 meter, karena butuh untuk tarikan.

Meski demikian, Pujiono menyampaikan kalau musim penghujan hanya dapat dipakai latihan untuk pesawat bermesin yang diterbangkan dengan remote controle.

Meski dengan segala keterbatasan, bukan berarti minim prestasi. “Justru dengan segala keterbatasan tersebut, menjadi penyemangat bagi atlet kita. Terbukti setiap kejuaraan kita pulang dengan membawa medali maupun tropi,” pungkas Pujiono.(bac)

Keterangan gambar : Atlet Aeromodeling yang didominasi remaja sedang latihan di areal persawahan.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment