Ada Tambahan Kuota di Jalur Zonasi PPDB Tahun Ini

ADAKITANEWS, Tulungagung – Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2019/2020 mendatang, secara umum bakal sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 menyebutkan bahwa pendaftaran PPDB akan melalui tiga jalur. Yakni jalur zonasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua atau walimurid.

“Sesuai Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018, PPDB tahun ajaran 2019/2020, sama dengan tahun lalu. Jika ada perubahan, itupun tidak signifikan,” kata Kasi SMA/SMK dan Pembinaan Pendidikan Khusus dan Layanan Khusus (PKLK) Cabang Dinas Pendidikan (Dispendik) Jatim wilayah Tulungagung, Subagyo, Senin (21/01).

Yang berubah adalah soal kuota pada sistem zonasi. Pada tahun lalu, kuota sekitar 80 persen. Namun untuk tahun ini meningkat menjadi 90 persen.

Jika sebelumnya sistem zonasi kurang lebih sebesar 80 persen dari daya tampung sekolah, kini menjadi 90 persen dari daya tampung sekolah. Selebihnya yang 10 persen terbagi untuk jalur prestasi dan perpindahan tugas orang tua atau walimurid, masing-masing sebesar 5 persen.

“Persentase untuk sistem zonasi dari daya tampung sekolah, tahun ini meningkat menjadi 90 persen, dari tahun lalu yang 80 persen. Dan 10 persen selebihnya untuk jalur prestasi perpindahan tugas orang tua atau wali,” jelas Subagyo.

Dia juga menjelaskan, bagi peserta didik dari keluarga tidak mampu, pada tahun ini harus dibuktikan dengan kepesertaan peserta didik dalam program penanganan keluarga tidak mampu. Baik program dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah.

“Tidak hanya sebatas Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dikeluarkan pihak desa atau kelurahan, namun juga yang bersangkutan tercatat dalam program penanganan keluarga tidak mampu atau tidak,” pungkas Subagyo.(bac)

Keterangan gambar : Subagyo, Kasi PKLK, Cabang Dispendik Jatim wilayah Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment