Ada Delapan Penderita Kaki Gajah di Tulungagung

ADAKITANEWS, Tulungagung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung menyatakan ada sebanyak 8 warga Tulungagung yang diketahui menderita penyakit kaki gajah.

Ironisnya saat terdeteksi, pasien sudah dalam kondisi kronis. Sebab, serangan kaki gajah ada yang menyerang di bagian payudara dan di bagian skrotum atau lapisan yang membungkus buah zakar, sehingga pada bagian ini menjadi membesar.

“Kedelapan pasien tersebut sudah dalam kondisi kronis saat ditemukan. Karena terlambat diobati,” kata Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Tulungagung, Didik Eka, Kamis (18/10).

Lanjut Didik, delapan pasien tersebut saat ini dalam kondisi cacat permanen. Karena sudah menderita penyakit kaki gajah sejak beberapa tahun lalu.

Didik menjelaskan untuk 6 orang penderita kaki gajah diketemukan di wilayah Kecamatan Sumbergempol, sedangkan untuk 2 lainnya di Kecamatan Rejotangan. Tiga penderita berasal dari Kecamatan Sumbergempol berjenis kelamin perempuan, sedangkan lima lainya adalah laki-laki.

“Penyakit kaki gajah ini disebabkan oleh cacing filaria. Cacing ini disebarkan oleh nyamuk, saat menggigit pasien,” jelas Didik.

Tambahnya, cacing tersebut kemudian berkembang biak di dalam jaringan tubuh, dan menyebabkan penumpukan cairan. Cairan inilah yang membuat bagian tubuh yang diserang menjadi membesar.

“Kabupaten Tulungagung tidak termasuk wilayah endemi kaki gajah. Kami tidak menemukan penderita lagi selain 8 warga tersebut. Karena itu selama Bulan Bakti Eliminasi Kaki Gajah, Dinkes tidak ada kegiatan,” pungkasnya.(bac)

Keterangan gambar : Didik Eka, Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Dinkes Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment