33 Bacaleg Didiskualifikasi KPU Tulungagung

ADAKITANEWS, Tulungagung – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tulungagung mendiskualifikasi 33 Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) yang sebelumnya mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Tulungagung.

Pembatalan pencalonan tersebut, menurut Ketua KPU Tulungagung, Suprihno, karena hingga batas waktu perbaikan berkas, pada Selasa (31/07) pukul 24.00 WIB, mereka tidak kunjung melakukan perbaikan berkas.

“Yang kita coret ada 33 bacaleg. Mereka sudah mendaftar namun belum melengkapi seluruh berkasnya ke KPU hingga batas waktu yang ditetapkan,” kata Suprihno, Rabu (01/08).

Pencoretan dilakukan setelah KPU Tulungagung memverifikasi kelengkapan berkas para bacaleg. Hasilnya dari 562 bacaleg, ditemukan ada 33 yang belum melengkapi berkas.

Lanjut Suprihno, kelengkapan berkas yang belum diselesaikan bermacam-macam, diantaranya yang paling banyak berupa surat tanda kesehatan rohani yang dibuktikan dengan lulus tes psikologi.

Sementara kendala yang lain diantaranya, legalisir ijazah, kemudian surat keterangan catatan kriminal dari Pengadilan. Selain itu, KPU juga menemukan ketidaksamaan nama Bacaleg dalam KTP-el dengan ijazah, sehingga diperlukan surat keterangan dari lembaga pendidikan yang bersangkutan.

Suprihno memerinci, dari 33 bacaleg yang didiskualifikasi tersebut 15 bacaleg dari Partai Berkarya, 6 dari Partai Gerindra, 4 dari bacaleg PPP, 3 dari PBB, 2 dari PAN. Sedangkan dari PKS, PSI, dan Partai Hanura masing-masing 1 bacaleg.

Tahapan selanjutnya dari bacaleg yang lolos verifikasi, kemudian akan diterbitkan Daftar Calon Sementara (DCS) yang akan diumumkan kepada masyarakat pada 12-14 Agustus 2018.

Pada rentang waktu itu, masyarakat bisa menilai dan memberikan masukan ke KPU, sebelum ditetapkan menjadi Daftar Calon Tetap (DCT).(bac)

Keterangan gambar : ilustrasi.

Related posts

Leave a Comment