22 UPTD di Blitar Resmi Dibubarkan per 30 September Mendatang

ADAKITANEWS, Blitar – Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 12 tahun 2017, salah satu isinya adalah mengatur setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak diperbolehkan membentuk Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD).

Meski sebelumnya Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Blitar keberatan dengan aturan itu lantaran secara otomatis UPTD yang ada harus dibubarkan, namun kini pihak Disdik tidak bisa berbuat banyak dan terpaksa mengikuti aturan yang ada.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Budi Kusumarjaka mengatakan, sesuai dengan Permendagri itu berlaku 6 bulan sejak ditetapkan. Sehingga maksimal pada 30 September 2017 ini sebanyak 22 UPTD di bawah naungan Dinas Pendidikan harus segera dibubarkan dan dihentikan aktivitasnya. “Ya meski kita keberatan, tapi kita harus ikuti aturan. Dan maksimal 30 September nanti UPTD akan kita bubarkan,” kata Budi, Jumat (22/09).

Budi menjelaskan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dan juga masing-masing UPTD untuk melakukan persiapan pembubaran. Selain itu ia juga mengaku masih melakukan pendataan ke pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Blitar terkait para pegawai UPTD saat ini.

“Untuk pegawai yang memiliki kompetensi sebagai pengawas atau guru, akan kita tugaskan kembali. Sedangkan untuk staf akan ditata di organisasi perangkat daerah yang membutuhkan,” jelasnya.

Budi menambahkan, rata-rata pegawai akan ditempatkan di Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar. Karena sampai saat ini Dinas Pendidikan masih kekurangan cukup banyak pegawai.

“Kita akan upayakan mereka tetap ditempatkan di Dinas Pendidikan. Karena kita kan juga masih kekurangan banyak pegawai, mengingat luas wilayah Kabupaten Blitar yang harus kita layani,” imbuhnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: UPTD Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment