16 Siswa SMK di Tulungagung Dinyatakan Tidak Lulus

ADAKITANEWS, Tulungagung – Dalam kelulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Tulungagung tahun 2018 ini, sebanyak 16 siswa dinyatakan tidak lulus. Mereka yang dinyatakan tidak lulus ini, disebabkan karena mengundurkan diri atau tidak mengikuti ujian nasional. Padahal mereka sudah didaftarkan oleh masing-masing sekolah.

“Masih ada siswa yang tidak lulus. Namun itu bukan karena nilai jelak, melainkan sudah drop out atau mengundurkan diri,” kata Sekretaris MKKS SMK, Rofiq Suyudi, Kamis (03/05).

Rofiq menambahkan, selain ke-16 siswa yang drop out tersebut, seluruhnya lulus, atau lulus 100 persen. “Jumlah peserta UNBK tingkat SMK terdata nominatif 6.279 siswa. Jumlah peserta dinyatakan lulus satuan pendidikan sebanyak 6.263 siswa,” ujar Rofiq Suyudi.

Rofiq yang juga menjabat sebagai Kepala SMKN 1 Boyolangu ini menyampaikan, komponen penentu kelulusan pun sama. Yakni menyelesaikan seluruh program pembelajaran, nilai sikap atau perilaku minimal baik, dan lulus ujian satuan atau program pendidikan.

Sementara itu untuk siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) menurut Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA, Harim Sudjatmiko, hasilnya adalah lulus 100 persen. “Semua siswa peserta UNBK SMA negeri dan swasta, dinyatakan lulus 100 persen. Yakni sebanyak 3.391 siswa,” ungkap Harim Sudjatmiko.

Harim mengatakan, penentuan kelulusan tidak hanya ditentukan dari hasil Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ada beberapa komponen sebagai penentu kelulusan di tingkat SMA. Beberapa diantaranya menyelesaikan proses pembelajaran semester satu sampai enam, sikap minimal Baik (B), dan mengikuti ujian nasional.

Selain itu, ditambah 40 persen nilai USBN, dan 60 persen nilai rata-rata rapor semester satu sampai lima diatas, atau sama dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sekolah.(bac)

Keterangan gambar : Ilustrasi.(google.com)

Related posts

Leave a Comment