1 ODGJ Terpasung di Kediri Kembali Dilepas

ADAKITANEWS, Kediri – Sriah, 53, warga Dusun Puhpluwang RT 6/RW 2 Desa Ngetrep Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri, penderita gangguan jika yang sempat terpasung selama sekitar 6 bulan akhirnya dilepaskan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri, Krisna Setiawan mengatakan, 1 ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) yang berasal dari Desa Ngetrep Kecamatan Mojo tersebut dilepas dan kini telah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Menur Surabaya.

“Sriah merupakan penderita ODGJ dan tercatat sudah 16 tahun menderita ganguan jiwa. Ibunya mengaku tidak mengetahui penyebab pasti anaknya menderita ganguan jiwa, karena awalnya Sriah ikut suaminya yang sekarang sudah meninggal,” kata Krisna, Jumat (26/04).

Krisna menjelaskan, proses pelepasan pasung yang selama 6 bulan ini dialami Sriah, dilakukan oleh seluruh unsur terkait. Baik dari Pemerintah Desa setempat, puskesmas, hingga pihak dari RSJ Menur.

“Tahun 2016 Sriah dengan menggunakan KIS dirujuk ke RSJ lawang oleh Puskesmas Ngadi bersama dengan pemerintah Desa. Setelah pulang dari RSJ, ia lebih baik dan mendapatkan perawatan dari Puskesmas, mengambil obat sendiri atau juga melalui bidan desa. Setahun setelah dari RSJ Sriah tidak mau minum obat dan sering keluyuran, dan mengamuk di lingkungan masyarakat, sehingga ibunya yang sudah tua harus jemput dan mengganti kerusakan rumah warga akibat Sriah mengamuk. Akhirnya, Ibu Sriah bersama dengan warga sekitar 6 bulan yang lalu, memasung (merantai tangan dan kaki) Sriah di sebelah rumahnya agar tidak keluyuran,” jelentrehnya.

Setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak termasuk RSJ Menur, Sriah akhirnya dibawa ke Surabaya pada Jumat (26/04).

“Sebelumnya pada Kamis (25/04) pihak puskesmas dan Pemerintah Desa mengevakuasi Sriah dari pasungan, membersihkan dan melepaskan rantai yang mengikat kaki dan tangan Sriah. Puskesmas kemudian memberikan pengobatan serta chek-up kepada Sriah, diindikasi ia menderita diabetes dan kadar gulanya melebihi 500, sehingga untuk perawatan di RSJ Lawang tidak bisa dilakukan dan harus diturunkan dulu kadar gulanya. Akhirnya pihak puskesma dan Pemerintah Desa berkoordinasi dengan pihak RSJ Menur yang bertepatan saat itu sedang kunjungan ke rumah Wiji Fitriani di wilayah Ngadi Kecamatan Mojo,” pungkasnya.(*/kur)

Keterangan gambar: Proses evakuasi Sriah, ODGJ asal Desa Ngetrep Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri menuju Rumah Sakit Jiwa Menur di Surabaya.(ist)

Related posts

Leave a Comment