Warga Sutojayan Kembali Minta Kejelasan Ganti Rugi

ADAKITANEWS, Blitar – Perwakilan warga Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar yang terdampak normalisasi kali bogel, yang tergabung dalam kelompok masyarakat (pokmas) Kedung Bumi Arum melakukan hearing dengan Pemerintah Kabupaten Blitar yang difasilitasi oleh DPRD Kabupaten Blitar, Rabu (15/08).

Dalam hearing, Ketua Pokmas Kedung Bumi Arum, Karyono mengatakan, normalisasi kali bogel berdampak hingga ke tanah milik warga, pemakaman umum, musala, pondok pesantren, dan lain-lain. Namun demikian, sampai saat ini masyarakat belum mendapatkan informasi mengenai kompensasi ganti rugi. Hal ini terjadi karena pihak Perum Jasa Tirta juga mengklaim semua tanah yang digunakan merupakan miliknya.

“Kita tentu minta verifikasi pengukuran tanah kembali, serta meminta ganti rugi atas tanah yang terdampak normalisasi tersebut,” kata Karyono.

Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemerintah Kabupaten Blitar, Akhmad Husein mengatakan, untuk mengatasi persoalan ini pihaknya telah membentuk tim khusus. Tim ini nanti akan segera melakukan peninjauan lapangan atau pemetaan lahan yang terdampak normalisasi kali bogel.

“Jadi pemetaan ini untuk mengetahui mana lahan milik Perum Jasa Tirta dan mana lahan milik warga yang terdampak proyek ini. Kita tentu juga bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN), Muspika, Kades, dan Lurah setempat,” jelasnya.

Husein menjelaskan, jika kejelasan soal kepemilikan lahan sudah pasti, maka Pemkab Blitar bisa segera bergerak untuk memberikan ganti rugi lahan tersebut. “Kita sudah usulkan anggaran ganti rugi dalam Perubahan APBD 2018 yang saat ini sedang dibahas Banggar DPRD Kabupaten Blitar,” imbuhnya.

Terpisah, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Blitar, Endar Soeparno mengatakan, pihaknya mendukung penuh anggaran yang akan digunakan untuk ganti rugi lahan terdampak normalisasi. “Ya kita sebagai lembaga legislatif tentu mendukung dari segi anggaran,” ujarnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana hearing.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment