Turun ke Jalan, Puluhan Aktivis Mahasiswa se-Sidoarjo Galang Bantuan Kemanusian Bencana Palu

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Puluhan mahasiswa dari seluruh elemen aktivis mahasiswa se-Sidoarjo, menggalang dana untuk korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi Sulawesi Tengah, Kamis (11/10).

Para mahasiswa tersebut terdiri dari PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia), IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah), HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), PMKRI (Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia), GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) se-Kabupaten Sidoarjo. Mereka turun ke tiga titik berbeda diantaranya simpang empat Gedangan, trafficlight simpang empat Candi, dan persimpangan Jalan Ahmad Yani Alun-alun Sidoarjo.

Aksi kemanusiaan ini dilakukan sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Para mahasiswa, tampak berjalan di sela-sela kendaraan yang sedang berhenti, mengambil uang dari para pengguna jalan dengan membawa kardus bertuliskan Gerak Bersama Bersatu untuk Peduli Palu, Sigi dan Donggala Sulteng.

Bayu Dwi Manunggal, BEM STIKIP Sidoarjo yang juga selaku koordinator lapangan aksi mengatakan, aksi penggalangan dana yang digelar hari ini diikuti oleh para aktivis mahasiswa se-Sidoarjo, dari berbagai elemen di seluruh universitas yang ada di Sidoarjo.

“Persaudaraan itu seperti tubuh, di mana satu bagian tubuh yang terluka maka bagian lainnya akan merasakan luka. Dan duka Palu, Sigi dan Donggala Sulteng adalah duka kita semua. Dan semoga bisa menyadarkan masyarakat akan pentingnya hubungan persaudaraan, kemanusiaan antar sesama manusia, dan masyarakat yang saling membutuhkan,” ungkap Bayu.

Bayu mengungkapkan, bahwa selama proses penggalangan dana aksi tersebut disambut meriah dan antusias dari masyarakat pengguna jalan di wilayah Sidoarjo. Dirinya berharap dengan adanya aksi galang dana ini bisa sedikit membantu meringankan beban para korban gempa di Sulawesi Tengah.

“Adanya gerakan galang dana dari BEM se-Sidoarjo ini semoga dapat memulihkan dan meringankan beban rasa sakit yang sedang diderita oleh para korban. Selain meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap permasalahan masyarakat, aksi galang dana tersebut juga untuk menumbuhkan rasa kemanusian terhadap para mahasiswa maupun masyarakat luas,” tambah Bayu.

Dari gerakan sosial kemanusiaan yang sebelumnya dilakukan oleh para aktivis mahasiswa se-Sidoarjo di kampus-kampus, dan ditambah hasil pada hari terakhir ini, total uang yang terkumpul sekitar Rp 40 juta lebih.

Dana yang didapat tersebut, rencananya akan diserahkan secara langsung ke BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (12/10). “Untuk penyerahan uang hasil penggalangan besok akan secara langsung kita berikan ke Kepala BPBD Sidoarjo untuk disampaikan ke para korban di Palu,” pungkas Bayu.(sid3)

Keterangan gambar : Para aktivis mahasiswa saat menggalang dana untuk korban bencana gempa dan tsunami Sulteng.(foto : andri santoso)

Related posts

Leave a Comment