Tunjukkan Bukti Perjanjian Kontrak, Ditandatangani Sekda

ADAKITANEWS, Kediri – Anggota DPRD Kabupaten Kediri, Masykur Lukman, angkat bicara pasca namanya muncul dan disebut sebagai pengelola parkir liar di halaman kantor Dispendukcapil Kabupaten Kediri. Ia menegaskan bahwa pengelolaan parkir tersebut sah lantaran memiliki perjanjian resmi yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kediri.

Ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Kediri, Lukman yang juga merupakan politisi Partai Kebangkita Bangsa (PKB) ini mengaku tidak mau bisnis pengelolaan parkirnya dianggap ilegal. Sebab, ia memiliki perjanjian kontrak dengan Pemerintah Kabupaten Kediri yang ditandatangani oleh Sekda.

“Ini resmi, bukan ilegal,” kata Lukman sembari menunjukkan isi surat perjanjian tersebut.

Lukman menegaskan, kontrak tersebut ditandatangani pada 1 Februari 2021 dengan masa berlaku kontrak selama satu tahun. Sebelum kontrak muncul, ia juga mengatakan bahwa telah mentransfer sejumlah uang ke rekening milik Pemerintah Kabupaten Kediri.

“Tapi ini kebijakan Bupati yang lama. Jika Bupati yang baru mengatakan bahwa itu tidak boleh, ya tidak apa-apa, selesai sudah,” tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pungutan parkir di halaman kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kediri diketahui oleh Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana saat menggelar sidak.

Oleh penjaga parkir, diakui bahwa mereka menyetor kepada anggota DPRD Kabupaten Kediri bernama Lukman. Mas Bup, kemudian menyatakan bahwa tidak boleh ada pungutan di ruang pelayanan publik.(kur)


Keterangan gambar: Masykur Lukman, Anggota DPRD Kabupaten Kediri.(foto: Kurniawan)

Related posts

Leave a Comment