Tujuh Korban Tewas Kecelakaan di Salatiga Dimakamkan dalam Satu Liang Lahat

ADAKITANEWS, Lamongan – Tujuh korban tewas kecelakaan maut antara bus Rosalia Indah dengan mobil Toyota Avanza di Jalan Raya Boyolali -Salatiga tepatnya di Dusun Ngentak Desa Klero Kecamatan Tengaran Kabupaten Semarang dimakamkan dalam satu liang lahat di Dusun Babatan Desa Sumberdadi Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan, Senin (24/06) dini hari.

Kedatangan tujuh jenazah di rumah duka yang masih ada hubungan keluarga ini langsung disambut isak tangis sanak dan kerabat korban. Sebelum dimakamkan, ketujuh jasad korban tersebut dibawa ke masjid setempat untuk disalatkan.

Ketujuh korban yang dimakamkan itu masing-masing adalah M Imam Sholahuddin, 44, warga kelurahan Kalibata Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, pengemudi mobil Toyota Avanza nopol B 157 NIK, lalu Masyhuda Zainuddin, 44, dan Sutarsih, 61.

Kemudian pasangan suami istri M Affandi, 61, dan Umi Hanik, 57, lalu Diyah Sriwulandari, 24, dan Muslikah, 64. Sedangkan korban bernama Muhammad Nuruddinillah ,17, hingga kini masih mendapatkan perawatan di ICU RSUD Salatiga. Korban merupakan pelajar warga Dusun Babatan Desa Sumberdadi Kecamatan Mantup Kabupatan yang mengalami luka ringan di bagian kepala.

Kepala Desa Sumberdadi, Sugiono mengatakan, untuk mempermudah proses pemakaman, pihaknya sengaja mengerahkan satu alat berat untuk menguburkan ketujuh jenazah korban kecelakaan maut tersebut. “Korban dimakamkan di pemakaman desa secara berdampingan,” ungkap Sugiono Senin (24/06).

Satu keluarga ini, lanjut Sugiono, tinggal di satu desa dengan jarak rumah yang berdekatan. Rumah Imam Sholahuddin dan rumah Afandi masih berdekatan. Sementara, untuk korban lainnya tinggal agak jauh tapi masih dalam satu dusun.

“Sedangkan M Nuruddinilah, warga Desa Sumberdadi Kecamatan Mantup yang merupakan anak M Imam Sholahuddin masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Semarang dengan luka serius di kepala,” katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya tewasnya 7 warga asal Kecamatan Mantup Kabupaten Lamongan tersebut berawal saat mobil yang ditumpangi mereka terlibat kecelakaan dengan bus Rosalia di Jalan Raya Salatiga – Boyolali, tepatnya di Klero Kabupaten Semarang, Minggu (23/06) dini hari.

Korban yang masih ada hubungan keluarga tersebut awalnya berencana menghadiri pernikahan saudaranya di Cilacap. Mereka berangkat dari Mantup mengendarai mobil Toyota Avanza. Nahasnya di tengah perjalanan, diduga pengemudi mobil minibus tersebut mengantuk.

Mobil minibus itu tiba – tiba oleng ke kanan. Sementara dari arah berlawanan, datang bus Rosalia melaju hingga kecelakaan pun tak terhindarkan. Total ada 8 penumpang dalam mobil Toyota Avanza. Sementara enam orang dinyatakan meninggal dunia saat kejadian. Sisanya satu orang mengalami luka berat dan satu luka ringan.(prap)

Keterangan gambar: Tujuh korban yang meninggal dunia saat dimakamkan dalam satu liang lahat.(ist)

Related posts

Leave a Comment