TNI Terjunkan Tim SERGAP, Stabilitaskan Harga Gabah

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Tim SERGAP ‎Kodim 0816/Sidoarjo telah diterjunkan ke desa-desa, di wilayah Kabupaten Sidoarjo yang sedang melaksanakan panen padi.

Sudah sepekan, anggota dari Tim Serapan Gabah Petani (SERGAP) melaksanakan kegiatan di wilayah Kecamatan Tarik dan Kecamatan Prambon. Salah satunya yakni melakukan pendataan hasil panen dan mengontrol hasil penjualan yang dipimpin oleh Serma Puji Suyanto selaku Bati Wanwil Sterdim (Bintara Tinggi Perlawanan Wilayah Staf Teritorial) Kodim ‎0816/Sidoarjo.‎

“Di wilayah Kabupaten Sidoarjo masih banyak masyarakat yang menjual hasil panennya dengan sistem ijon atau panen kurang 2 minggu sudah dijual kepada para tengkulak,” terang Serma Puji .‎

Ia menegaskan, sistem ijon serta penen dini dan dijual ke tengkulak tersebut terkadang menjadi kendala Tim SERGAP untuk melakukan pendataan serapan gabah petani di lapangan.

“Selain itu cuaca yang terus hujan dan juga gerimis juga mempengaruhi, yang menjadikan hambatan petani untuk mengundur hasil panennya,” keluhnya.‎

Dari hasil SERGAP yang dilakukan oleh Kodim 0816/Sidoarjo kali ini, lanjut Serma Puji, telah terdata sebanyak 6,8 ton gabah kering atau setara 3,4 ton beras.

Sementara itu, LO (Liaison Officer) BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Provinsi Jatim, Hanik menegaskan, Sergap bukan untuk persaingan harga kepada para tengkulak tetapi bertujuan untuk menstabilkan harga gabah pada petani agar tidak anjlok atau turun akibat dari permainan harga oleh oknum-oknum.

“Dengan adanya SERGAP Kodim 0816/Sidoarjo semoga dapat menjaga harga gabah petani apalagi di wilayah Sidoarjo sudah mulai mendekati panen raya padi, dan hasil SERGAPnya bisa untuk memenuhi stok kebutuhan pangan nasional melalui BULOG,” tuturnya.(sid3)

Keterangan gambar : Tim SERGAP Kodim 0816/Sidoarjo sedang mendata hasil panen petani, Sabtu (04/03).(ist)

Related posts

Leave a Comment