Tiga Daerah di Blitar Alami Kerusakan Jalan Paling Berat

ADAKITANEWS, Blitar – Pelayanan Pemerintah Kabupaten Blitar terhadap masyarakat terkait pembangunan fisik ternyata belum maksimal. Terbukti, rata-rata di setiap daerah masih mengeluhkan kondisi jalan yang banyak mengalami kerusakan. Bahkan, tak jarang bisa berakibat pada kecelakaan lalu lintas.

Kondisi ini diakui oleh Kepala Bidang Jalan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar, Nanang Adi. Menurutnya, berdasarkan pantauannya, baik dilihat secara kuantitatif maupun kualitatif, ada tiga daerah yang mengalami kerusakan jalan paling berat. Pertama Wates, kemudian Binangun, dan terakhir Panggungrejo.

“Kita sudah memantau di daerah-daerah. Tiga daerah itu memang kita nilai punya kerusakan paling berat. Banyaknya kendaraan muatan berat, menjadi salah satu faktor penyebab kerusakan jalan,” kata Nanang, Kamis (28/02).

Bahkan, lanjut Nanang, hingga saat ini ada sekitar 200 kilometer ruas jalan di Kabupaten Blitar mengalami kerusakan berat. Karena berdasarkan pantauannya, dari 1.383 kilometer ruas panjang jalan di Kabupaten Blitar, 24 persen diantaranya atau 200 kilometer jalan masuk kategori rusak berat.

“Kerusakannya mencapai 200 kilometer. Itu yang kategori berat. Jadi, kemungkinan masih banyak ruas jalan di wilayah Kabupaten Blitar yang mengalami kerusakan ringan, namun juga perlu segera diperbaiki. Makanya kita akan terus memantau di lapangan,” ujarnya.

Nanang menambahkan, perbaikan jalan yang mengalami rusak berat akan dilakukan secara bertahap. Karena diharapkan perbaikan bisa dilakukan semaksimal mungkin, sehingga membutuhkan anggaran yang cukup besar.(fat/wir)

Keterangan gambar: Nanang Adi, Kepala Bidang Jalan Dinas PUPR Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment