Target Pembangunan RS Srengat di Triwulan Pertama Tak Tercapai

ADAKITANEWS, Blitar – Pembangunan Rumah Sakit Srengat Kabupaten Blitar mulai dilakukan sejak 2018. Memasuki awal 2019, Pemkab Blitar menargetkan pembangunan bisa mencapai 40 persen. Namun faktanya, hingga akhir Maret 2019 pembangunan belum mencapai target.

“Berdasarkan hasil rapat terakhir, progres pembangunan Rumah Sakit Srengat baru mencapai 37 persen,” kata Kuspardani, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Selasa (16/04).

Kuspardani menyampaikan, capaian sekitar 37 persen itu meliputi bangunan gedung utama, penunjang, rumah dinas dokter spesialis, asrama perawat, dan masjid. Menurutnya, capaian pembangunan RS Srengat kali ini belum terlalu besar, sebab gedung yang dibangun merupakan fasilitas utama.

“Kita akui capaiannya memang belum terlalu besar karena yang dibangun masih fasilitas utama. Makanya capaian nanti akan bisa meningkat secara drastis jika pembangunan sudah masuk pada tahap berikutnya, yakni seperti proses pemberian fasilitas penunjang, hingga proses pembangunan yang mendekati tahap terakhir,” jelasnya.

Kuspardani berharap, pembangunan bisa berjalan lancar. Sehingga sesuai target, akhir 2019 pembangunan audah tuntas. Karena pembangunan Rumah Sakit Srengat ini dibangun secara multiyears yang dimulai tahun 2018. “Kalau anggarannya akan menghabiskan Rp 145 miliar,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Kondisi pembangunan saat ini.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment