Serapan Anggaran di Blitar Baru 34,79 Persen

ADAKITANEWS, Blitar – Penyerapan anggaran di Kabupaten Blitar sangat rendah. Pasalnya, 2 bulan jelang akhir 2018 ini, serapan anggaran masih dibawah 50 persen.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Blitar, Khusna Lindarti mengatakan, memasuki akhir Oktober 2018 ini penyeraan aggara baru mencapai 34,79 persen. Serapan anggaran ini dinilai sangat rendah jika dibandingkan dengan tahun tahun sebelumnya.

“Kita akui memang tahun ini serapan anggaran sangat rendah. Tentu ini akan menjadi bahan evaluasi,” kata Khusna, Rabu (17/10).

Khusna menjelaskan, dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di Kabupaten Blitar memang serapan anggaranya masih rendah. Meski demikian juga ada beberapa OPD yang serapan anggaranya sudah diatas 50 persen.

Namun Khusna menegaskan, penyebab dari serapan anggaran masih rendah berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Blitar.

“Jadi Dinas PUPR kan memiliki jumlah anggaran terbesar. Nah, hingga kini proyek fisiknya belum secara keseluruhan terealisasi. Ini yang menyebabkan penyerapan anggaran kita sangat rendah,” pungkasnya.

Untuk itu, lanjut Khusna, pihaknya mendorong Dinas PUPR agar segera merealisasikan proyek fisik. Sehingga serapan anggaran bisa mencapai 100 persen.

“Meski dirasa sulit, tapi kita optimis dalam kurun waktu dua bulan terakhir serapan anggaran di Pemkab Blitar bisa tercapai 100 persen,” ujarnya.(fat)

Keterangan gambar: Khusna Lindarti, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment