Sebulan, Hasil Uji Lab Spesimen Penyebab 7 Ekor Sapi Mati Mendadak di Srengat Belum Keluar

ADAKITANEWS, Blitar – Selama sebulan lebih pasca peristiwa tujuh ekor sapi milik peternak di Desa Purworejo Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar mati mendadak, hingga kini Pemerintah Kabupaten Blitar belum mengetahui penyebab pasti kematian sapi ini karena hasil laboratoriumnya juga belum keluar.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Blitar, drh Yuda Satya Wardhana mengatakan, kematian 7 ekor sapi di Desa Purwokerto Srengat terjadi pada awal April 2018 lalu.

Sebenarnya pihaknya sempat mendapat informasi dari laboratorium Yogyakarta soal hasil uji lab tersebut. Namun hasilnya menyatakan jika tidak ditemukan secara pasti penyebab kematian 7 ekor sapi.

“Kami sempat mendengar informasi tentang hasil lab spesimen 7 ekor sapi itu tidak ditemukan secara pasti penyebabnya. Sehingga harus dilakukan uji lab secara lebih detail lagi,” katanya, Jumat (01/06).

Selain itu menurutnya, sebagai bahan pembanding pihaknya juga mengirim spesimen tersebut ke laboratorium di daerah Bogor. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Namun demikian, pihaknya tidak bisa memastikan kapan hasil uji lab tersebut akan disampaikan.

“Kita tidak bisa menentukan kapan hasilnya akan keluar. Karena untuk proses pemeriksaan membutuhkan proses yang panjang. Jadi kita ya harus tetap menunggunya,” pungkasnya.

Yuda menambahkan, setelah hasil uji lab nanti sudah disampaikan maka pihaknya akan segera melakukan tindakan antisipasi agar hal ini tidak terjadi kembali di Kabupaten Blitar.

Untuk diketahui, sebelumnya berdasarkan laporan petugas di lapangan, gejala yang dialami tujuh sapi sebelum mati diantaranya kenaikan suhu tubuh yang tidak wajar serta dibarengi dengan kelumpuhan yang dialami oleh beberapa sapi.(fat/wir)

Keterangan gambar: Ilustrasi.(google.com)

Related posts

Leave a Comment