Ratusan Petani Blitar Tuntut Hentikan Kriminalisasi Terhadap Petani

ADAKITANEWS, Blitar – Ratusan petani Blitar menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar di Kecamatan Kanigoro dengan membawa beberapa hasil panen mereka, Selasa (26/09).

Sebanyak 5 truk, 4 mobil pick up dan puluhan motor digunakan untuk mengangkut para petani. Mereka menyuarakan aspirasinya di depan gerbang kantor Pemkab Blitar, yang kemudian dilakukan hearing bersama pihak Pemkab Blitar dengan perwakilan petani.

Sekjen Paguyuban Petani Aryo Blitar, Jaka Wandira mengatakan, aksi ini sekaligus memperingati Hari Tani Nasional yang disahkan melalui Keputusan Presiden nomor 169 tahun 1963. Dalam aksi ini ada beberapa tuntutan, salah satunya menghentikan kriminaliasi terhadap petani, dalam hal ini para petani Dusun Kruwuk Desa Gadungan Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.

“Setiap hari mereka selalu ada yang ditangkap. Setelah keluar penjara ditangkap lagi, begitu seterusnya,” kata Jaka, Selasa (26/09) siang.

Selain itu pihaknya juga mendorong program reforma agraria yang dijanjikan Presiden Jokowi seluas 9 juta hektare. Karena menurutnya, Kruwuk saat ini menjadi salah prioritas Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk penyelesaian sengketa agraria. “Ini merupakan salah satu dari 3 tempat di Jawa Timur yang didorong untuk segera diselesaikan masalahnya,” tegasnya.

Tuntutan lainnya, petani meminta Pemerintah untuk menertibkan Hak Guna Usaha (HGU) yang telah habis untuk dibagikan kepada rakyat sebagai wujud keadilan sosial, menghentikan ekspansi perusahaan perkebunan swasta, dan melaksanakan reforma agraria sejati, yakni tanah untuk penggarap.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemerintah Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso mengatakan, hari itu Bupati dan Kepala Bakesbangpol ada kegiatan. Sehingga pihaknya akan menyampaikan aspirasi dari petani kepada Bupati. “Kebetulan pak Bupati ada kegiatan. Jadi ini aspirasi petani akan saya tampung untuk saya sampaikan kepada Bupati,” imbuhnya.

Sebelum meninggalkan Kantor Pemkab Blitar, para petani memberikan hasil panen yang dibawanya seperti pisang, kelapa, dan ketela, kepada Pemerintah Kabupaten Blitar.(fat/wir)

Keterangan gambar: Suasana penyampaian aspirasi petani.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment