Ratusan Karyawan Pabrik Kapal Unjuk Rasa

ADAKITANEWS, Lamongan – Dengan membentangkan spanduk bertuliskan tututan, ratusan karyawan sebuah perusahaan yang memproduksi kapal yakni PT Lamongan Marine Industry (LMI) di Desa Kemantren Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan melakukan aksi unjuk rasa, Selasa (09/04).

Ratusan massa buruh yang menggelar aksi tersebut tergabung dalam Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja (DPC-FSP) Kahutindo Lamongan, dan menutut keadilan terhadap 25 rekannya yang diberhentikan kerja secara sepihak oleh perusahan.

Kordinator aksi yang sekaligus Sekretaris DPC FSP Kahutindo Lamongan, Ido Nugroho menjelaskan, aksi damai tersebut dilakukan pasca diberhentikannya 25 pekerja secara sepihak oleh perusahaan dengan alasan kontrak telah habis.

“Nah, setelah itu perusahaan malah bekerjasama dengan kontraktor dengan memasukkan 25 pekerja untuk menggantikan karyawan yang diberhentikan,” ujarnya.

Ido Nugroho menegaskan, pihaknya menduga hal itu adalah upaya sengaja yang dilakukan perusahaan untuk memberangus tenaga kerja atau buruh. “Sehingga kami meminta turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan ini, sebelum terjadi aksi yang lebih besar. Kami disini hadir bersama 250 orang buruh lainnya, untuk menuntut keadilan. Selain itu, perusahaan juga harus lebih memperhatikan masyarakat sekitar, apalagi yang diberhentikan,” tegasnya.

Sementara itu dalam audiensi beberapa perwakilan buruh dengan perusahaan, pihak perusahan mengaku tetap tidak bersedia kembali memperkerjakan 25 orang pekerja yang diberhentikan dari perkerjaannya.

“Hasil audiensi tadi, pihak perusahaan tidak bersedia mempekerjakan kembali 25 orang pekerja yang dipecat. Saat ini masih berunding soal hak-hak pekerja sesuai dengan UU 13/2003,” tandasnya.(ng1)

Keterangan gambar: Ratusan karyawan PT LMI saat melakukan unjuk rasa di depan pabrik.(ist)

Related posts

Leave a Comment