Raperda Perubahan APBD 2019 Difokuskan ke Sektor Ekonomi

ADAKITANEWS, Kota Blitar – Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara Perubahan (PPASP) tahun 2019 di Kota Blitar sudah disepakati pada pekan lalu. Kali ini, dewan menindaklanjutinya dengan menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Nota Keuangan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kota Blitar tahun anggaran 2019, Senin (29/07).

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Totok Sugiarto mengatakan, pada Raperda Perubahan APBD atau Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2019 ini fokus pada sektor perekonomian. Seperti kerjasama antar daerah serta meningkatkan investasi di Kota Blitar.

“Kita juga segera menyelesaikan pembangunan pasar. Seperti Pasar Legi dan lain-lain,” kata Totok usai Rapat Paripurna.

Menurut Totok, perubahan APBD ini dilakukan juga untuk penyesuaian Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) tahun 2018 yang mncapai Rp 211 miliar. Nantinya akan digunakan untuk kegiatan pada tahun anggaran berjalan atau tahun 2019 ini.

“Nah disisi lain, PAK 2019 ini juga kita manfaatkan untuk menampung transfer pusat ke daerah, termasuk dari Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Totok menambahkan, beberapa pergeseran anggaran karena pengurangan atau penambahan volume kegiatan juga dilakukan di Perubahan APBD 2019 ini. Diharapkan proyek maupun progran strategis daerah bisa dilaksanakan sampai dengan akhir tahun anggaran.

“Kita juga melarang eksekutif melakukan kegiatan yang diperkirakan tidak bisa tuntas akhir tahun ini. Karena akan berdampak pada serapan anggarannya,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Suasana Rapat Paripurna.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment