Raperda Pengelolaan RSUD Srengat Tak Kunjung Dibahas

ADAKITANEWS, Blitar – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Srengat Kabupaten Blitar terus berjalan. Rumah sakit yang rencananya bertipe C ini ditargetkan selesai akhir 2019 dan ditargetkan bisa beroperasi di tahun berikutnya. Sehingga perlu segera ada payung hukum berupa Perda untuk pengelolaannya.

Namun demikian, hingga kini Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pengelolaan RSUD Srengat juga tak kunjung dilakukan pembahasan, mengingat saat ini sudah memasuki akhir Maret 2019.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, Kuspardani mengatakan, untuk saat ini usulan Raperda tersebut sudah disampaikan kepada bagian hukum Pemerintah Kabupaten Blitar. Sehingga nantinya bagian hukum akan memfasilitasi agar Raperda tersebut bisa segera dibahas bersama dengan DPRD Kabupaten Blitar.

“Kita berharap proses pembahasan Raperda ini berjalan lancar dan cepat, sehingga bisa segera diterapkan. Sebab, usulan Raperda Rumah Sakit Srengat ini membahas pengelolaan rumah sakit tersebut,” kata Kuspardani, Sabtu (30/03).

Sementara itu, Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Blitar, Chandra Purnama mengaku, pihaknya belum menerima draft Raperda pengelolaan RSUD Srengat. Tetapi jika memang sudah dimasukkan ke dewan, sesuai mekanisme pihaknya menunggu instruksi dari pimpinan dewan untuk membahasnya.

“Nah, baru nanti akan diketahui layak tidaknya Raperda yang diusulkan itu untuk dibahas. Jika Raperda ini layak dibahas, maka pihaknya akan mengubah Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2019 dalam Rapat Paripurna. Karena jumlah Propemperda yang dibahas di tahun ini sudah ditetapkan sejak akhir tahun lalu,” jelasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Ilustrasi.(google.com)

Related posts

Leave a Comment