Raperda Penanggulangan Bencana Alam di Blitar Minta Segera Dibahas

ADAKITANEWS, Blitar – Draft Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang penanggulangan bencana alam di Kabupaten Blitar sudah diserahkan ke DPRD Kabupaten Blitar oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar sejak 3 tahun lalu. Namun hingga kini belum ada informasi penetapan Raperda tersebut menjadi Perda.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Blitar, Heru Irawan mengatakan, draft Raperda tentang penanggulangan bencana alam sudah diserahkan ke DPRD sejak 2015 yang lalu. Tidak hanya drafnya, naskah kajian akademik juga sudah diserahkan. Namun hingga saat ini Raperda tersebut tak kunjung dibahas.

“Sudah lama kita mengajukannya, sekitar 3 tahun lalu. Tapi hingga kini memang belum juga dibahas oleh DPRD karena ada kendala teknis. Ya mau gak mau kita harus menunggu informasi lebih lanjut dari Dewan,” kata Heru, Kamis (16/08).

Heru menjelaskan, isi dari Raperda tersebut meliputi penjelasan tentang daerah rawan bencana seperti longsor, banjir, angin puting beliung, dan lain-lain. Selain itu juga berisi tentang aturan penyiapan anggaran jika terjadi bencana sewaktu-waktu di Kabupaten Blitar. “Kita berharap tahun ini bisa segera dibahas dan disahkan,” pungkasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi, Ketua Badan Pembentuk Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Kabupaten Blitar, Chandra Purnama mengatakan, pihaknya sudah menerima draft dan naskah akademik Raperda penanggulangan bencana alam. Ditegaskannya, pihaknya sudah membahas Raperda ini. Kedepan tinggal dijelaskan dalam Rapat Paripurna dan membentuk Pansus untuk membentuk Raperda tersebut menjadi Perda.

“Kita sudah membahasnya bersama 2 Raperda lain, yakni tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan tentang Biaya Transportasi Haji. Jadi kita prediksi tahun ini Raperda itu sudah ditetapkan,” ujarnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Heru Irawan, Kepala BPBD Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment