Produksi Padi di Blitar Turun Ribuan Ton

ADAKITANEWS, Blitar – Berdasarkan data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, luas lahan tanam padi tahun 2018 semakin bertambah. Namun demikian, jumlah produksi padi justru mengalami penurunan dibanding tahun 2017.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar, Nevi Setya Budiningsih mengatakan, selama tahun 2018 produksi padi di Kabupaten Blitar mengalami penurunan 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Dimana selama tahun 2017 produksi padi mencapai 423.485 ton, sementara untuk tahun 2018 hanya 380.688 ton.

“Kita akui produksi padi selama 2018 mengalami penurunan 10 persen atau sekitar 42 ribu ton. Meskipun hasil pantauan kita, luas lahan tanam padi justru meningkat sekitar 4 ribu hektar,” kata Nevi, Kamis (21/02).

Nevi menjelaskan, penurunan produksi padi di Kabupaten Blitar disebabkan faktor curah hujan yang hanya sedikit selama tahun 2018. Mengingat tanaman padi membutuhkan banyak air agar menghasilkan produksi panen yang banyak. Menurutnya, pada tahun lalu diketahui bahwa musim hujan yang biasanya terjadi Oktober mundur di bulan Desember.

“Musim hujan yang diprediksi terjadi Oktober, mundur hingga akhir tahun. Itupun dengan intensitas yang minim sehingga produksi padi menurun. Akibatnya kualitas padi juga mengalami penurunan dan produksinya secara otomatis juga menurun,” ujarnya.

Nevi menambahkan, beberapa daerah di Kabupaten Blitar yang menjadi sentra padi diantaranya Wlingi, Gandusari, Doko, dan Kesamben. Pihaknya mengaku juga sudah memberikan bantuan benih padi dibeberapa daerah tersebut.(fat/wir)

Keterangan gambar: Ilustrasi.(google.com)

Related posts

Leave a Comment