Pipa PDAM di Sidoarjo Terkeruk Ekskavator

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Pipa saluran air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Derta Tirta Sidoarjo pecah lantaran terkeruk alat berat proyek pengerukan Jalan Lorong Tol Jati, Rabu (16/05). Akibatnya, air menjadi meluap dan PDAM terpaksa mematikan sementara instalasi pengeluaran alir.‎

Pecahnya pipa saluran air tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB dan berada tepat di titik lokasi proyek pengerukan Jalan Lorong Tol Jati, depan Lippo Plaza Sidoarjo. Penyaluran air melalui cabang Krian pun terpaksa dimatikan sementara untuk perbaikan.‎

Kontraktor Pelaksana Proyek Pengerukan Jalan Lorong Tol Jati, Edi mengatakan, pihaknya sebelumnya memang telah diberitahu titik-titik pipa milik PDAM. Pekerja proyek pun, juga sudah menghindari lokasi yang ditandai oleh pihak PDAM.

“Kita sudah benar sesuai petunjuk PDAM titik letak pipanya. ‎Kemarin waktu sebelum melakukan penggalian kita sudah berkoordinasi. Bahkan dari awal dulu sudah diberitahu, dan kita sudah melakukan galian yang sudah dirahkan oleh PDAM sendiri,” ujar Edi saat diwawancara di lokasi pengerukan.‎

Terpisah, Bagian Humas PDAM Delta Tirta Sidoarjo, Yoyok Supriyanto mengatakan, pecahnya pipa saluran air berukuran diameter 350 milimeter tersebut berdampak pada dimatikannya saluran pengairan dari Krian, yang mengarah ke Sidoarjo Kota. Otomatis, air yang seharusnya disalurkan ke pelanggan juga mengalami pemutusan sementara hingga usai perbaikan.

“Instalasi saluran air yang dari Krian mengarah ke Sidoarjo, sementara kita matikan. Insyaallah dalam hitungan jam kalau lancar perbaikannya kita sudah bisa nyalakan kembali,” imbuh Yoyok saat diwawancarai di kantor PDAM Delta Tirta, Jalan Pahlawan Sidoarjo.

Akibat kejadian tersebut, beberapa pelanggan yang terdampak diantaranya berada di perumahan Mandiri Recident Krian, Perum TAS-3 Wonoayu, beberapa pelanggan di Desa Pilang, Perum Bumi Koperasi Lebo, Perum Vila Jasmine, Perum Bumi Suko serta beberapa perumahan yang terletak disisi utara jalan raya Sidoarjo-Krian. “Untuk yang di sisi selatan jalan tidak ada masalah,” jelas Yoyok.‎

Yoyok mengaku belum bisa mengetahui estimasi jumlah kerugian akibat air yang keluar sia-sia akibat pecahnya pipa karena alat berat proyek pengerukan jalan tersebut.

“Untuk estimasi kerugian kami belum tahu karena belum menghitungnya, yang pasti dari pipa diameter 350 milimeter tersebut memiliki kemampuan pompa sebanyak 50 liter per detik. Namun air yang terbuang itu sudah berkurang karena sudah masuk ke pelanggan yang wilayah barat tadi,” paparnya.‎(sid3)

Keterangan gambar : Pipa saluran PDAM Delta Tirta Sidoarjo yang bocor terkeruk alat berat proyek pengerukan jalan.(foto : andri santoso)‎

Related posts

Leave a Comment