Pengelolaan Aset di Blitar Tetap Jadi Catatan BPK

ADAKITANEWS, Blitar – Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah untuk Tahun Anggaran 2017, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) resmi memberikan penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada Pemkab Blitar. Penghargaan ini didapat Pemerintah Kabupaten Blitar tiga kali beruntun. Tetapi, ada rekomendasi yang harus segera dijalankan Pemkab Blitar jika ingin meraihnya kembali.

Bupati Blitar, Drs H Rijanto MM mengatakan, opini WTP merupakan wujud prestasi dari Pemerintah Kabupaten Blitar dalam mengelola keuangan. Selain itu juga menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten dalam memperbaiki tata kelola anggaran daerah dan tata pemerintahan yang lebih baik lagi.

“Alhamdulillah kita dapat opini WTP lagi. Ini tentunya membuktikan jika tata pengelolaan keuangan kita bagus. Makanya kita harus terus mempertahankannya atau bahkan meningkatkannya,” kata Bupati, Rabu (03/10).

Namun demikian Rijanto menegaskan, dengan diraihnya opini WTP bukan berarti bebas dari masalah. Karena menurutnya, BPK telah memberi beberapa catatan serta rekomendasi yang harus segera ditindaklanjuti dan diperbaiki. Yakni terkait pengelolaan aset yang saat ini masih ada yang belum terselsaikan.

“Kita tidak boleh lengah. Karena masalah aset masih jadi catatan dari BPK agar segera diselesaikan. Seperti aset kita yang berada di Jatilengger Ponggok, dimana saat ini sudah menjadi perumahan warga dan statusnya belum jelas. Tapi kita memastikan rekomendasi tersebut secepatnya dilaksanakan,” tandas Bupati.

Rijanto menambahkan, untuk mempertahankan WTP perlu peran dari seluruh elemen OPD yang ada di Kabupaten Blitar. Sementara itu, untuk diketahui bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah untuk Tahun Anggaran 2017, diserahkan secara langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo pada Jumat (28/08) lalu.(fat/wir)

Keterangan gambar: Drs H Rijanto MM, Bupati Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment