Pemkab Sidoarjo Bagikan Sertifikat PTSL dan Aset Pemerintah

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama BPN (Badan Pertanahan Nasional) Sidoarjo membagikan 117 sertifikat dari 60 ribu sertifikat program PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap) tahun 2018. Tak hanya itu, dalam acara yang digelar di Pendopo Delta Wibawa tersebut, juga diberikan sertifikat tanah aset milik pemerintah, Jumat (25/01).

Sertifikat tersebut diberikan secara simbolis oleh Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah didampingi Kepala BPN Kabupaten Sidoarjo, Humaidi, kepada masyarakat dengan didampingi perwakilan pihak Pemerintah Desa dan Kecamatan masing-masing.

Bupati yang akrab disapa Abah Saiful itu menjelaskan, sertifikat yang diberikan ini merupakan kepengurusan sertifikat secara massal atau program PTSL di tahun 2018 lalu. Yakni sebanyak 60 ribu bidang tanah yang berasal dari 39 Desa se-Kabupaten Sidoarjo. “Hari ini tadi secara simbolis saja, saya menyerahkan sebanyak 117 sertifikat kepada masyarakat,” terang Abah Saiful kepada Tim Adakitanews usai acara.

Abah Saiful menambahkan, untuk sisa sertifikat yang belum diberikan pada hari ini, nantinya akan diserahkan kepada masyarakat dalam waktu dekat. Dan ditargetkan, 60 ribu sertifikat PTSL tahun 2018 tersebut sudah harus selesai semua di tahun ini. “Karena di tahun 2019 ini BPN Sidoarjo sudah menerima kepengurusan untuk PTSL tahun 2019 sebanyak 50 ribu bidang tanah, yang juga harus selesai di tahun 2019 dan diberikan di tahun 2020 mendatang,” ujar Abah Saiful.

Sementara itu Kepala BPN Kabupaten Sidoarjo, Humaidi menerangkan, setelah menyelesaikan PTSL tahun 2018 yang diserahkan di pendopo, pihaknya juga akan menyerahkan sertifikat tersebut secara serentak ke masing-masing desa. “Sebanyak 39 desa yang sudah siap untuk diserahkan dari target 60 ribu sertifikat nanti dalam waktu dekat kita akan serahkan secara serentak di masing-masing Desa,” terang Humaidi.

Dijelaskan Humaidi, untuk sertifikat tanah aset yang diberikan pada hari ini, yakni berupa tanah TKD (Tanah Kas Desa) sebanyak 183 bidang tanah, tanah untuk rel kereta api sebanyak 7 bidang tanah, dan aset-aset pemerintah lainnya yang dipergunakan untuk fasilitas umum seperti sekolah dan rumah sakit wilayah barat.

“Tanah aset Pemkab itu berupa sekolah SMP, ada rumah sakit wilayah barat, dan lain-lain tadi. Dan berapa bidang yang cukup banyak, yang kita serahkan hari ini tadi bersama PTSL tahun 2018,” ulas Humaidi.

Secara umum Humaidi menjelaskan, dalam proses sertifikasi tanah aset diakui tidak ada kendala apapun. Bahkan, ada kemudahan dalam rangka untuk menyiapkan surat-surat tanah.

“Untuk 2019 ini, kita sudah menetapkan lokasi untuk pengajuan PTSL tahun 2019 pada hari Selasa (15/01) kemarin. Setelah ini kita akan melaksanakan penyuluhan ke masing-masing desa untuk supaya masyarakat bisa menyiapkan seperti patok dan surat-surat tanahnya yang kita targetkan sebanyak 50 ribu bidang tanah,” ujar Humaidi.(sid3)

Keterangan gambar : Bupati Sidoarjo, H Saiful Ilah didampingi Kepala BPN Sidoarjo, Humaidi saat menyerahkan secara simbolis sertifikat PTSL tahun 2018 di Pendopo Delta Wibawa.(foto andri santoso)

Related posts

Leave a Comment