Pelapor WOM Finance Masih Berunding dengan Keluarga

ADAKITANEWS, Sidoarjo – Laporan salah seorang keluarga nasabah WOM Finance ke polisi hingga saat ini masih dalam tahap pemeriksaan. Setelah pemeriksaan saksi-saksi dari pihak pelapor, berikutnya polisi baru akan memanggil pihak terlapor, yakni WOM Finance.

Imam Ma’ruf, warga Desa Semambung Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo selaku pelapor mengatakan, pasca adanya laporan ke pihak kepolisian beberapa waktu lalu, pihak WOM Finance cabang Jember kemudian menghubunginya dan mengundang Tuki Alamin, yang tidak lain adalah pamannya sendiri dan merupakan nasabah WOM Finance cabang Jember. Dalam undangan tersebut, tertulis bahwa pihak nasabah (Tuki Alamin,red) diminta datang untuk mengambil kendaraan.

“Kita mendapat surat dari pihak WOM Jember tanggal 23 April kemarin. Disuruh datang ke kantor WOM Jember, yang isi suratnya diundang suruh mengambil unit sepeda motor kita yang ditarik itu,” kata Imam saat dikonfirmasi melalui telepon, Jumat (27/04).

Meski telah mendapatkan undangan resmi, Imam mengaku bahwa hingga saat ini keluarganya masih berunding untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Sebelumnya opsi dari WOM sepeda dikembalikan, terus sama uang 7 kali angsuran dikembalikan. Tapi kok sekarang malah pihak WOM Jember ngasih surat ke Pak Lek (paman,jawa-red) saya, Tuki Alamin? Tapi kami pihak keluarga masih berunding, bagaimana enaknya menyelesaikan masalah ini,” terang Imam.

Sementara itu menurut Kanit Resmob Satreskrim Polresta Sidoarjo, Iptu Rachmad Ridho Satrio, nantinya setelah tahap pemeriksaan pelapor dan saksi dari pelapor, pihaknya baru akan menjadwalkan pemanggilan kepada pihak terlapor yakni WOM Finance.

“Sampai sekarang baru pemeriksaan pelapor. Masih dijadwalkan untuk pemanggilan pihak WOM. Juga meminta keterangan dari saksi-saksi yang diajukan pelapor,” terang Iptu Rachmad Ridho saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (27/04) sore.

Terpisah ketika dimintai keterangan terkait kelanjutan kasus tersebut, pimpinan WOM Finance cabang Sidoarjo, Nenny mengaku tidak bisa memberi komentar. Ia hanya menegaskan bahwa saat ini penyelesaian kasus itu telah diambil alih kantor pusat di Jakarta.

“Saya tidak bisa memberikan statemen karena soal informasi ke media sudah di-handle oleh pusat,” kata Nenny di kantornya, Jumat (27/04).(sid3)

Keterangan gambar : Kantor cabang WOM Finance Sidoarjo.(dok. adakitanews)‎

Related posts

Leave a Comment