Pasca Dibubarkan, di Blitar Tidak Ada Aktivitas HTI

ADAKITANEWS, Blitar – Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) langsung berlaku setelah ditandangani Presiden Joko Widodo pada Senin (10/07) lalu.

Perppu ini, mengubah sejumlah isi dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas. Dan akibat dari terbitnya Perppu ini, Pemerintah langsung membubarkan ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dianggap anti Pancasila

Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar, Ahmad Husein mengatakan, pasca ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dibubarkan pemerintah lewat pencabutan status badan hukum, pihaknya segera memantau aktivitas HTI di wilayah Kabupaten Blitar.

“Kita langsung turun lapangan melihat reaksi ormas HTI setelah dibubarkan Pemerintah Pusat,” katanya, Kamis (17/08).

Lebih jauh Husein menjelaskan, sejauh ini hasil pantauannya di lapangan anggota ormas HTI yang berada di Kabupaten Blitar tidak melakukan aktivitas apapun. Artinya mereka mengikuti aturan HTI yang ada di Pusat. “Sampai saat ini situasi masih kondusif dan tidak ada gejolak dari anggota ormas HTI di sini,” jelasnya.

Selain itu, kata Husein, pihaknya tidak memiliki data yang pasti soal jumlah anggota ormas HTI. Namun yang jelas, di wilayah Kabupaten Blitar ada beberapa warga yang menjadi anggota ormas HTI.

“Yang jelas kami akan tetap melakukan koordinasi dan komunikasi dengan tim yang ada di lapangan untuk memantau kegiatan ormas HTI,” tandasnya.(fat/wir)

Keterangan gambar: Ahmad Husein, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment