Panjat Tower Seluler, Warga Kedungsoko Bikin Gempar

ADAKITANEWS, Tulungagung – Warga Kelurahan Kedungsoko Kecamatan/Kabupaten Tulungagung dibuat miris atas aksi nekat Samsul Bahri, 22, warga setempat, Kamis (14/09) pagi.

Samsul Bahri, nekat memanjat tower BTS (Base Transceiver Station) salah satu operator seluler setinggi 62 meter didekat tempat tinggalnya. Bukan hanya warga, sejumlah aparat kepolisian, TNI, tim medis dan petugas Damkar pun, sempat kerepotan saat membujuk Samsul untuk turun.

Kapolsek Tulungagung, Kompol Mukalam menyatakan, pihak kepolisian mendapatkan laporan dari masyarakat atas aksi panjat tower tersebut sekitar pukul 09.00 WIB. “Kami mendapat informasi dari masyarakat. Saat petugas gabungan datang, Samsul sudah berada di puncak ketinggian tower,” kata Kompol Mukalam.

Petugas keamanan bersama keluarga, secara persuasif meminta Samsul untuk turun. Proses ini pun membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni sekitar tiga jam.

“Kami harus sabar dan telaten meminta dia untuk turun. Setelah sekitar tiga jam petugas dibantu keluarga dan warga, akhirnya berhasil memandu Samsul turun dengan selamat,” tambah Kapolsek.

Di lingkungan sekitar, Samsul dikenal sebagai sosok pendiam. Dia diduga mengalami depresi hebat sejak ibunya meninggal dua tahun silam. Hal ini dibenarkan kakak Samsul, Faturrohman. Ia mengaku, adik satu-satunya tersebut mengalami perubahan perilaku sejak ibunya meninggal. Berbagai upaya termasuk mendatangi psikiater maupun ke sejumlah paranormal, telah ditempuh penyembuhan adiknya.

“Kalau kambuh biasanya adik saya cuma lari-lari. Ya baru sekali ini saja memanjat tower,” ungkap Faturrohman.

Saat kejadian, sebenarnya Fatur sempat menyuruh adiknya untuk tidur. Tapi setelah dirinya mandi, tak tahunya Samsul sudah berada puncak tower. “Saya sendiri tidak tahu apa tujuannya memanjat tower. Tapi sehari sebelumnya dia tidak tidur semalaman, karena itu saya suruh untuk tidur,” pungkasnya.(bac)

Keterangan gambar : Tower seluler yang dipanjat Samsul.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment