PAK Belum Disahkan, OPD Sudah Berani Ajukan Proses Lelang

ADAKITANEWS, Blitar – Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2018 di Kabupaten Blitar telah dikirim ke Gubernur Jawa Timur untuk dievaluasi. Pada PAK 2018 itu, sudah masuk usulan anggaran untuk beberapa kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Bahkan, beberapa OPD saat ini sudah mengakukan dokumen prosea lelang, meski PAK 2018 belum disahkan.

Kepala Badan Layanan Pengadaan (BLP) Kabupaten Blitar, Adi Andaka mengatakan, untuk pelaksanaan kegiatan pelelangan yang reguler sudah selesai. Sementara untuk PAK 2018 ini, karena waktunya sangat mepet pihaknya mendahului proses lelang. Namun untuk penandatanganan kontraknya akan dilakukan setelah anggaran itu disahkan pada PAK 2018.

“Tentu saat diklarifikasi, penyedia harus membawa surat pernyataan yang menyebutkan jika nanti anggaran yang dianggarkan di PAK 2018 tidak disetujui, maka tidak akan menuntut. Sehingga kita bisa sama-sama jalan, mengingat waktunya singkat,” kata Adi Andaka, Rabu (24/10).

Lebih lanjut Adi menjelaskan, beberapa dokumen yang sudah masuk diantaranya dari Dinas PUPR sebanyak 26 paket ditambah 23 paket, sehingga ada 49 paket. Ditambah lagi dari Disperindag dan Dinas Perhubungan.

“Mengingat ini program pemerintah daerah, jadi waktu mepet ini harus bisa kita maksimalkan, dengan pertimbangan nanti tidak ada Silpa yang besar,” pungkasnya.

Adi menambahkan, paket proyek pada PAK 2018 ini ada yang bernilai kecil dan besar. Ada yang senilai Rp 2 miliar, hingga Rp 5 miliar. Ia mengaku memang telah mengimbau OPD untuk melakukan persiapan sejak dini, sehingga jika dipastikan waktunya cukup bisa dilanjutkan. Jika tidak, lebih baik tidak dilanjutkan.(fat/wir)

Keterangan gambar: Adi Andaka, Kepala Badan Layanan Pengadaan (BLP) Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment