Oknum Damkar di Blitar yang Terlibat Penipuan Belum Diberi Sanksi

ADAKITANEWS, Blitar – Sekitar tiga bulan lalu, puluhan petugas pemadam kebakaran (damkar) mendatangi kantor Satpol PP Kabupaten Blitar untuk mempertanyakan gaji mereka yang tidak diberikan selama 4 bulan.

Sebanyak 29 petugas damkar tersebut, mengaku direkrut sebagai petugas damkar oleh JS, Kasi Damkar Kabupaten Blitar pada awal Januari 2018. Bahkan dalam perekrutannya, mereka dimintai uang mulai dari Rp 1 – 5 juta.

Diduga perekrutan itu tidak atas sepengetahuan Kepala Satpol PP Kabupaten Blitar. Akibatnya, sejak Januari sampai pertengahan April 2018, mereka pun tidak menerima gaji.

Menanggapi status JS saat ini, Kepala Inspektorat Kabupaten Blitar, Ahmad Lazim mengatakan kasus dugaan penipuan yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum PNS Damkar Kabupaten Blitar tersebut, sampai saat ini belum ada keputusan sanksi yang akan diberikan kepada yang bersangkutan.

“Ya kita tunggu saja prosesnya, kalau sampai saat ini kita memang belum ada sanksi yang diberikan kepada yang bersangkutan,” kata Lazim, Senin (06/08).

Ahmad Lazim menyampaikan, sebelumnya kasus ini telah ditangani oleh Satpol PP Kabupaten Blitar. Namun sampai dengan batas akhir yang ditentukan, kasus ini tak kunjung menemukan solusi dan kejelasan. Sehingga menurut Lazim, kini kasus ini telah dilimpahkan kepada Inspektorat Kabupaten Blitar.

“Ya tentunya kita telah melakukan pemeriksaan kepada yang bersangkutan. Kasus ini juga sudah dilimpahkan kepada Bupati Blitar, sehingga untuk sanksi bagi yang bersangkutan akan diputuskan oleh Bupati Blitar,” tegasnya.

Lazim menambahkan, sanksi yang diberikan nanti dipastikan sesuai dengan pelanggaran yang telah dilakukan oleh yang bersangkutan. “Kalau sanksinya yang jelas tergantung pelanggarannya, mulai ringan, sedang, ataupun berat,” imbuhnya.(fat)

Keterangan gambar: Ahmad Lazim, Kepala Inspektorat Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment