Napi Kasus Terorisme dan Narkoba Di Lapas Tulungagung, Tak Dapat Remisi

ADAKITANEWS, Tulungagung – Lembaga Pemasyarakatan Klas 2B Tulungagung, pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 telah mengusulkan sebanyak 182 narapidana beragama Islam untuk mendapatkan remisi khusus Hari Raya Idul Fitri, kepada Kemenkumham RI.

Menurut Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) Lapas Klas 2B Tulungagung, Dedi Nugroho, dari 182 napi yang diusulkan untuk mendapatkan remisi, sebanyak 109 napi telah disetujui, bahkan salah satu napi langsung bebas.

“Yang kita usulkan untuk mendapatkan remisi Hari Raya Idul Fitri sebanyak 182 napi, yang disetujui ada 109 napi,” kata Dedi Nugroho, Selasa (12/06).

Lanjut Dedi, jumlah yang mendapat remisi kemungkinan bisa bertambah, sesuai dengan yang diusulkannya. Hal itu karena masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, dan sebagian masih ada yang menjalani masa sidang.

Dedi juga menyampaikan, remisi tersebut tidak berlaku bagi napi teroris, dan kejahatan luar biasa yaitu korupsi dan narkoba. “Untuk napi teroris, korupsi dan narkoba tidak mendapatkan remisi,” ujarnya.

Untuk mendapatkan remisi, jelas Dedi, napi kasus pidana umum harus memenuhi beberapa syarat. Diantaranya selama menjalani hukuman di Lapas berkelakuan baik, dan telah menjalani masa hukuman selama lebih dari enam bulan setelah vonis dari pengadilan, dan beragama Islam.

Sekadar diketahui, saat ini di Lapas Tulungagung dihuni sebanyak 499 napi dan tahanan dari berbagai kasus, dari pidana umum hingga kasus terorisme.(bac)

Keterangan gambar :Lapas klas 2B Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment