Marak Baliho Ilegal, Pemkab Nganjuk Rugi Ratusan Juta

ADAKITANEWS, Nganjuk – Diduga lantaran tidak memiliki izin, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Nganjuk membredel dan menyegel ratusan media promosi atau reklame berbentuk banner dan baliho yang terpasang di setiap tepi jalan utama di Kota Angin tersebut. Selain melanggar aturan, keberadaan reklame tersebut juga membuat Pemkab Nganjuk merugi hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Kasatpol PP Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid mengatakan, keberadaan baliho dan banner itu tidak hanya mengganggu keindahan kota, namun juga melanggar peraturan yang tertuang dalam Keputusan Menteri (Kepmen) PU nomor 20 tahun 2010.

“Makanya, kami terpaksa menertibkan dengan menurunkan banner dan baliho yang terpasang di tiap tepi jalan. Sebab, selain tidak memiliki izin, pemasangan banner dan baliho milik salah satu perusahaan ini, melanggar Kepmen PU Nomor 20 tahun 2010 tentang pedoman pemanfaatan dan penggunaan bagian jalan,” tegasnya.

Pantauan di lapangan, salah satu tempat reklame tak berizin yang diturunkan petugas Satpol PP tersebut berada di Jalan Ahmad Yani, Kota Nganjuk, yang memiliki ukuran mencapai 5 x 15 meter.

Wakid menyebutkan, jumlah reklame yang tidak berizin di seluruh Kabupaten Nganjuk mencapai ratusan. Dia pun mengklaim, kerugian negara akibat tidak berizinnya pemasangan baliho ini bahkan mencapai ratusan juta rupiah.

“Jumlah banner yang tak berizin jumlahnya sangat banyak. Sebagian besar sudah kami tertibkan. Meski pemasangannya, dilakukan sejak lama hingga bertahun-tahun. Namun, sampai sekarang pemilik reklame itu tidak mengurusi izin dan membayar pajak,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan, petugas Satpol PP tidak hanya melakukan penurunan dan merobohkan reklame tak berizin. Tetapi juga melakukan penyegelan pada reklame yang berukuran besar.

“Yang berukuran kecil (baliho,red) langsung dirobohkan. Sedangkan, yang berukuran besar hanya kami segel, karena biaya untuk merobohkan baliho tersebut cukup besar,“ pungkasnya.(c1/kur)

Keterangan gambar: Kasatpol PP Pemkab Nganjuk, Abdul Wakid.(ist)

Related posts

Leave a Comment