Klaim Jasa Raharja 2018 Meningkat 22 Persen

ADAKITANEWS, Tulungagung – Sepanjang tahun 2018 lalu, Jasa Raharja tingkat I Kabupaten Tulungagung mengalami peningkatan pengajuan klaim sebesar 22 persen dari tahun sebelumnya.

Tercatat tahun 2018 Jasa Raharja telah menyerahkan santunan sebesar Rp 41 miliar. Sedangkan sebelumnya, yakni di tahun 2017, sebesar Rp 31miliar.

Menurut Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja tingkat I Kabupaten Tulungagung, Purwono, besaran peningkatan tersebut karena adanya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 15 tahun 2017 tentang besar santunan dan iuran wajib dana pertanggungan wajib kecelakaan penumpang alat angkutan penumpang umum di darat, sungai/danau, dan PMK nomor 16 tahun 2017 tentang besar santunan dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan.

“Sejak diberlakukannya kedua Peraturan Menteri Keuangan mulai per 1 Juli 2017 tersebut maka besaran jumlah santunan mengalami kenaikan 100 persen dari sebelumnya,” kata Purwono, Sabtu (26/01).

Lanjut Purwono, untuk santunan korban meninggal dunia, sekarang Rp 50 juta setelah sebelumnya hanya sebesar Rp 25 juta. Sedangkan santunan biaya perawatan luka-luka yang awalnya maksimal Rp 10 juta menjadi Rp 20 juta.

Sementara itu untuk santunan korban cacat tetap besar, santunan yang lama maksimal sekitar Rp 25 juta, kini menjadi Rp 50 juta berdasarkan persentase tertentu. Dan untuk biaya pemakaman, jika tidak ada ahli waris dalam ketentuan lama Rp 2 juta kini pada ketentuan baru menjadi Rp 4 juta.

Tambah Purwono, perubahan nilai santunan tersebut dilatarbelakangi karena terjadinya perubahan pada faktor kebutuhan hidup dan inflasi. Diantaranya kenaikan biaya rumah sakit, obat-obatan, dan kenaikan biaya pemakaman.

Data dari Kantor Pelayanan Jasa Raharja tingkat I Kabupaten Tulungagung mencatat, tahun 2018 ada sebanyak 422 orang meninggal akibat kecelakaan, dengan nominal santunan mencapai Rp 20.550.000.000. Tahun 2017, terdapat 429 korban meninggal dunia dengan santunan mencapai Rp 16.846.000.000.

Untuk korban luka-luka tahun 2018, sebanyak 1.725 orang dengan nilai santunan Rp 20.602.000.579. Di tahun 2017, terdapat 1.597 korban dengan santunan sebesar Rp 14.741.177.411.

Selain itu, Jasa Raharja juga memberikan manfaat baru berupa penggantian biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) maksimal Rp 1 juta dan penggantian biaya ambulans maksimal Rp 500 ribu.(bac)

Keterangan gambar : Jasa Raharja.(google.com)

Related posts

Leave a Comment