Kereta Kencana Hingga Becak Hias, Meriahkan Kirab Panji-Panji Daerah Tulungagung

ADAKITANEWS, Tulungagung – Ribuan warga terlihat antusias menyaksikan rangkaian acara kirab panji-panji daerah Tulungagung. Kirab ini merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi atau Hari Ulang Tahun ke 812 Kabupaten Tulungagung, Sabtu (18/11).

Prosesi kirab panji-panji daerah Tulungagung diawali dengan upacara yang digelar di Kantor Bupati Tulungagung. Selain dihadiri Forpimda, upacara ini juga melibatkan seluruh Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemkab Tulungagung dengan dipimpin langsung oleh Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo.

Usai upacara singkat itu, seluruh peserta upacara menuju Pendapa Kongas Aurm Kusumaning Bangsa, yang menjadi lokasi puncak HUT Kabupaten Tulungagung. Dengan menggunakan kereta kencana, Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo bersama istri berada di barisan paling depan. Kemudian disusul Wakil Bupati, Maryoto Birowo bersama istri, lalu di belakangnya ada jajaran Forpimda.

Sedangkan di belakang barisan kereta kencana, disusul sekitar 500 becak hias dengan pengayuh mengenakan blangkon khas adat Jawa, yang membawa pejabat Kepala Dinas, Kapolsek, Danramil dan undangan lainnya.

“Ada sedikit perbedaan dengan pelaksanaan tahun lalu. Untuk tahun ini ada iring-iringan kereta kencana. Ini bukan untuk pamer, tapi sebagai upaya melestarikan tradisi saja,” kata Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo.

Lanjut Syahri, bahwa arak-arakan kereta sudah ada sejak zaman dahulu. Dan kali ini akan dibangkitkan melalui even-even tertentu, untuk menunjukkan keaslian budaya warisan generasi dahulu.

“Selain upaya melestarikan kearifan lokal, diharapkan juga menjadi daya tarik wisata, yang mampu mendatangkan masyarakat luar Tulungagung,” tambahnya.

Tidak hanya disaksikan warga umum, ribuan siswa-siswi SD dan SMP di sepanjang rute arak-arakan yang jaraknya sekitar dua kilometer ini, tampak antusias menyaksikan rangkaian kegiatan hingga selesai.(ta1)

Keterangan gambar : Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo dan prosesi kirab panji-panji Daerah Tulungagung.(foto : acta cahyono)

Related posts

Leave a Comment