Kampanye Pilgub Gelombang Pertama, KPU Kediri Kembali Ingatkan Soal Larangan Serta Sanksi Bagi Paslon

ADAKITANEWS, Kediri – Tahapan kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, kini telah memasuki gelombang pertama sejak 15 Februari silam. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri pun meminta semua pihak, baik Pasangan Calon (Paslon), tim kampanye dan seluruh elemen pendukung lain untuk tetap mematuhi aturan-aturan yang ada.

Diwawancarai Tim Adakitanews.com, Komisioner KPU Kabupaten Kediri, Muhamad Syamsuri mengatakan, dari 38 Kota/Kabupaten di Jawa Timur, Kabupaten Kediri adalah termasuk kawasan zona 1 bersama 18 kota/kabupaten lain di wilayah barat Jatim. Dan saat ini, telah berlangsung masa kampanye selama 64 hari untuk paslon nomor urut 1, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak.

“Zona 1 meliputi Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Kota./Kabupaten Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Trenggalek, Kota/Kabupaten Kediri, Kota/Kabupaten Blitar, Kota/Kabupaten Madiun, Ponorogo, Ngawi, Magetan, Pacitan, Tulungagung. Sedangkan zona 2, adalah wilayah timur sampai Madura, Jember dan Banyuwangi,” katanya, Selasa (27/02).

Syamsuri menegaskan, bahwa pembagian zona kampanye tersebut adalah untuk rapat umum. “Dalam rapat umum, normal seperti umumnya kampanye. Tidak boleh saling menghina, berisi SARA, dan lain sebagainya,” tegasnya.

Jika ditemukan ada pasangan calon yang melakukan pelanggaran kampanye, Syamsuri menyebut akan ada sanksi mulai dari penghentian kampanye hingga pembatalan pasangan calon.

Sementara itu terkait Alat Peraga Kampanye (APK) dan Alat Peraga Sosialisasi (APS), Syamsuri menegaskan bahwa APS seluruhnya akan dicetak oleh KPU untuk memfasilitasi Paslon dengan masyarakat, agar masyarakat tahu visi misi Paslon dan informasi lainnya. “Untuk APK, sebagian dicetak KPU dan Paslon bisa mencetak sendiri,” tambahnya.

Hingga saat ini, KPU Kabupaten Kediri mengaku masih menunggu desain dari KPU Provinsi untuk proses pencetakan APK. Namun demikian, Syamsuri belum bisa memastikan kapan desain tersebut akan selesai dan bisa tercetak serta terpasang di wilayah Kabupaten Kediri.

“Saat ini KPU Kabupaten Kediri masih menunggu desain dari KPU Provinsi,” pungkasnya.(kur/ys)

Keterangan gambar: Komisioner KPU Kabupaten Kediri, M Syamsuri.(foto: yusuf abidin)

Related posts

Leave a Comment