Jumlah Kejadian Longsor di Blitar Alami Kenaikan

ADAKITANEWS, Blitar – Bencana tanah longsor menjadi momok tersendiri bagi masyarakat Kabupaten Blitar yang tinggal diperbukitan atau lereng-lereng gunung. Mirisnya, tahun 2019 ini kejadian longsor di Kabupaten Blitar justru mengalami kenaikan dibanding tahun lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Heru Irawan membenarkan bahwa kejadian longsor di wilayah Kabupaten Blitar mengalami peningkatan dibanding tahun 2018 lalu. Menurutnya, masih terjadinya hujan yang lebat menjadikan pohon tumbang dan longsor.

“Selama Januari 2018 jumlah peristiwa longsor yang tergolong besar hanya ada 13 kejadian, namun pada tahun 2019 diperiode yang sama ada 18 kejadian. Bahkan pada Februari ini juga sudah mengalami peningkatan dibanding tahun lalu, dimana sampai 26 Februari sudah ada 14 kejadian, sedangkan tahun lalu di periode yang sama hanya 9 kejadian,” kata Heru, Jumat (01/03).

Heru menuturkan, selain faktor cuaca seperti angin kencang dan hujan, ia melihat bahwa setiap tahun aktivitas penduduk di perbukitan atau lereng-lereng gunung meningkat, seperti kegiatan ternak dan lain-lain. Hal ini juga menjadi salah satu faktor penyebabnya.

“Meski demikian, kita tidak bisa menyalahkan masyarakat, hanya saja mereka kita minta untuk tetap waspada,” pungkasnya.

Heru menambahkan, untuk mengantisipasi adanya korban jiwa, pihaknya sudah melakukan sosialisasi di beberapa wilayah rawan yang ada di Kabupaten Blitar.(fat)

Keterangan gambar: Heru Irawan, Kepala BPBD Kabupaten Blitar.(foto : fathan)

Related posts

Leave a Comment